Menjelajah Malioboro, Jalan Seni, Budaya dan Ekonomi

Petrus - 30 June 2018
Pengamen jalanan sedang menghibur wisatawan yang berjalan-jalan di Malioboro saat malam hari (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Yogyakarta – Berkunjung ke Kota Yogyakarta di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serasa tidak lengkap bila belum mampir ke Jalan Malioboro.

Jalan legendaris yang ujung-ujung jalannya terdapat Stasiun Tugu Yogyakarta dan monumen Tugu Yogya ini selalu menjadi jujugan wisatawan, baik dari berbagai daerah di Nusantara maupun dari mancanegara.

Menjelajah Jalan Malioboro pada malam hari, selalu ramai oleh manusia yang berjalan lalu lalang, serta ramainya penjual yang menjajakan dagangannya.

Di sepanjang Jalan Malioboro dapat dijumpai berbagai jenis barang atau makanan yang dijual. Mulai kain batik, kaos khas Yogyakarta, hingga aneka macam barang seni dan kerajinan tangan, ada di Malioboro.

Harga bervariasi, tergantung mutu dan merk, serta keahlian pengunjung dalam hal tawar menawar.

Monggo (mari) yang mau beli baju, kaos, batik, tas, murah, bisa ditawar,” demikian seorang perempuan muda menawarkan barang dagangannya.

Makanannya pun bermacam-macam, mulai nasi goreng, ayam dan bebek goreng, hingga Gudeg yang menjadi ikon makanan Yogyakarta. Tidak ketinggalan  aneka gorengan dan jajan pasar yang selalu ada di Angkringan atau warung di kebanyakan tempat, serta bakpia.

“Saya senang dengan suasana angkringan di Yogya, apalagi kopi jossnya,” seru Joni, salah satu wisatawan.

Deretan dokar atau andong bersiap di sisi kiri dan kanan jalan, seakan siaga mengantarkan ke mana saja wisatawan ingin menghabiskan malam keliling Malioboro.

Semarak Malioboro semakin lengkap dengan hiburan alat musik tradisional dari bambu, berupa angklung dan calung. Pengunjung yang suka musik tradisional, dapat memberikan uang sumbangan seikhlasnya.

Suasana keramaian namun akrab, dan sejumlah titik yang dapat dijadikan obyek swafoto, adalah alasan Malioboro jangan sampai dilewatkan saat singgah di Yogyakarta.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.