Menhub Pastikan Proses Hukum Penumpang Bercanda Tentang Bom Dalam Pesawat

Petrus - 29 May 2018
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat kunjungan di Kabupaten Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, akan membawa kasus penumpang pesawat bercanda tetang bom ke ranah hukum. Penumpang pesawat Lion Air itu terancam berurusan dengan polisi dan pengadilan, akibat candaan yang membahayakan penumpang lain dalam pesawat.

“Saya tegaskan, guyon bom akan kita tuntut. Yang sekarang terjadi di Pontianak, kita sudah koordinasi dengan pihak Kapolri,” terang Budi Karya Sumadi, saat berkunjung ke Kabupaten Kediri, Selasa (29/5/2018).

Sebelumnya, salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 687 tujuan Jakarta dari Pontianak, mengeluarkan pernyataan bernada candaan mengenai bom. Guyonan atau candaan itu kemudian membuat penumpang lain panik dan ketakutan, sehingga memaksa keluar melalui pintu darurat.

Menurut Budi Karya, memang ada regulasi yang mengatur perihal sikap dan prilaku penumpang di dalam pesawat, sehingga insiden bercanda membawa bom di dalam pesawat akan dibawa ke ranah hukum hingga vonis dijatuhkan.

“Biar nanti hukum yang memberikan sanksi,” tegasnya.

Budi menambahkan, hingga kini masih transportasi udara yang memiliki regulasi mengenai perilaku penumpang, sedangkan transportasi lain masih belum ada aturannya.

“Kalau di Pesawat memang ada regulasi, kalau mereka bercanda itu bisa dipidanakan. Tapi kalau dilihat tempat lain, nanti kita lihat regulasinya. Kalau ada regulasi demikian, kita akan tegas lakukan,” tandasnya.(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.