Menhub Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Mudik Gratis

Petrus - 9 June 2017
Ilustrasi. Mudik Gratis di Banyuwangi (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Angkutan Sepeda Motor Gratis dan Mudik Gratis. Program yang merupakan kerjasama Kemenhub dengan BUMN serta mitra kerja ini menyediakan total kuota angkut sebanyak 44.721 sepeda motor dan 208.435 penumpang.

“Dengan adanya program mudik gratis, kami menghimbau para pemudik sepeda motor untuk mengurangi atau tidak menggunakan motor untuk perjalanan jarak jauh,” kata Budi Karya di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Program ini khusus ditujukan untuk pemudik yang selama ini menggunakan sepeda motor untuk menempuh perjalanan jarak jauh ke kampung halamannya. Budi Karya mengakui, penggunaan sepeda motor untuk mudik memang masih cukup tinggi dan minati oleh masyarakat karena berbagai alasan kemudian. Padahal, menurutnya, penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh memiliki potensi kecelakaan lalu lintas yang cukup besar sehingga keselamatan pemudik kurang terjamin.

Budi Karya mengatakan, jumlah sepeda motor dan penumpang yang diangkut tahun ini meningkat cukup signifikan, yakni naik 57% untuk jumlah penumpang dan naik 155% untuk jumlah sepeda motor.

“Berbeda dengan program Angkutan Sepeda Motor Gratis dan Mudik Gratis tahun 2016 yang hanya menggunakan moda bus dan kereta api, pada tahun ini Kemenhub menyiapkan moda bus, kapal penyebrangan, kapal laut dan kereta api,” katanya.

Terkait waktu pendaftaran bisa dilakukan melalui online dan offline, dimulai pada 18 Mei hingga 16 Juni 2017. Pendafataran online melalui www.mudikgratis.dephub.go.id dan pendaftaran offline di Gor Bulungan Blok M, Dishub Kota Bekasi, Dishub Depok, Dishub Kota Tangerang, dan Dishub Tangerang Selatan.

Selain itu, disediakan pula mudik gratis dengan bus khusus penumpang (tanpa motor) dengan jumlah bus sebanyak 1.000 unit yang akan melayani ke 29 kota tujuan, antara lain Cirebon, Pekalongan, Demak, Kudus, Klaten, Temanggung, dan lain-lain. pendaftaran dapat dilakukan melalui online dan offline bertempat di GOR Bulungan Blok M, Kawasan Industri Pulogadung, Terminal Kayurungin, Kawasan Industri Jababeka, Terminal Kota Depok, Kawasan Industri Cimanggis, Terminal Poris Plawad, Kawasan Industri Cikupa, Dishub Kota Tangsel, dan Kawasan Industri Sentul.

Mudik gratis dengan moda kapal penyeberangan akan dilayani oleh 2 ferry dengan tujuan Lampung dan Semarang. Jumlah sepeda motor yang akan diangkut oleh 2 ferry tersebut 5.000 unit, sedangkan penumpangnya 10.000 orang. Pendaftaran dimulai pada 1 Juni 2017 hingga 16 Juni 2017 melalui online atau offline di Kantor PT ASDP Pusat.

Sedangkan mudik gratis dengan moda laut akan dilayani oleh KM Dobonsolo milik PT Pelni dengan rute Jakarta (Tanjung Priok) – Semarang (Tanjung Mas) PP yang akan mengangkut 8.000 sepeda motor dan 16.000 penumpang. Pendaftaran online dimulai pada 30 Mei 2017 hingga 15 Juni 2017. Sedangkan pendaftaran offline dimulai tanggal 2 Juni hingga 16 Juni 2017 bertempat di Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, GOR Balai Rakyat, dan GOR Ciputat.

Khusus moda kereta api, program yang berlaku yakni Angkutan Sepeda Motor Gratis dimana pemudik dapat mengirimkan sepeda motornya secara gratis sesuai dengan kota tujuan yang tersedia. Dengan moda kereta api, jumlah sepeda motor yang dapat diangkut yakni sebanyak 18.096 unit. Pendaftarannya sudah dimulai sejak 15 Februari 2017 hingga 14 Juni 2017 secara online, dan secara offline pada 16 Februari hingga 16 April 2017 di Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Depok, Stasiun Bogor, Stasiun Cikarang, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Purwakarta.

Selain diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, sejumlah BUMN dan mitra kerja juga turut menyelenggarakan program Angkutan Sepeda Motor Gratis dan Mudik Gratis.

“Secara keseluruhan, BUMN akan mengangkut 91.060 penumpang, sedangkan beberapa mitra kerja akan mengangkut 2.115 sepeda motor dan 20.475 penumpang,” kata Budi Karya.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.