Mendikbud : Guru Garis Depan Harus Jadi Pelopor, Pembaru dan Pencerah

Petrus - 13 September 2017
Mendikbud Muhadjir Effendy melepas secara simbolis Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Guru Garis Depan (GGD) formasi 2016 (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melepas secara simbolis Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Guru Garis Depan (GGD) formasi 2016. Sebanyak 300 orang perwakilan CPNS GGD 2016 hadir dalam pelepasan tersebut.

“Saya berharap terhadap guru yang telah ditempatkan di daerah terpencil agar menjadi pelopor, pembaharu dan pencerah di manapun ditugaskan. Jangan pulang sebelum memberikan makna di daerah tersebut,” ujar Muhadjir di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi mengatakan melalui CPNS GGD ini Kemendikbud mendukung program Nawa Cita Presiden Joko Widodo, yaitu membangun dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa terdepan, terluar, dan tertinggal.

“Semoga dengan program guru garis depan ini dapat mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas dan dilaksanakan di seluruh Indonesia,” katanya.

Mendikbud melepas secara simbolis CPNS Guru Garis Depan dengan menyerahkan sertifikat dan rompi kepada enam orang perwakilan CPNS GGD. Para Guru Garis Depan formasi 2016 itu akan ditempatkan di 93 kabupaten di 14 provinsi Indonesia. Prosesi pelepasan disaksikan pejabat eselon 1 dan 2 di lingkungan Kemendikbud serta Pejabat Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB).

Kemendikbud telah melaksanakan program CPNS Guru Garis Depan (GGD) sejak tahun 2015. Untuk tahun 2016 Kemendikbud mengumumkan 7.000 formasi CPNS, namun yang dinyatakan lulus sebanyak 6.296 orang. Surat Keputusan (SK) CPNS per 1 Agustus 2017 telah diterbitkan untuk 5.897 orang. Sementara sisanya masih dalam proses penerbitan SK.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.