Mendagri Akui Sudah Komunikasi Soal Kartin1

Petrus - 31 March 2017
Ilustrasi. Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tunjukkan KTP Surabaya (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, sudah ada komunikasi dengan Direktorat Jenderal Pajak terkait integrasi Kartu Indonesia 1 atau disingkat Kartin1. Menurutnya, semua data yang berhubungan dengan data tunggal e-KTP sudah selesai. Dikatakan oleh Tjahjo Kumolo, Kartin1 ini merupakan aplikasi intern Perbankan yang terkoneksi dengan pajak

“Tidak ada masalah, kalau urusannya dengan KTP sudah clear data tunggalnya,” kata Tjahjo Kumolo menanggappi aplikasi Kartin1 yang diterbitkan Dirjen Pajak, Jakarta, Jumat (31/3/2017).

Dirjen Pajak akan meluncurkan prototype Kartu Indonesia 1 atau Kartin1 yang dapat diisi data e-KTP, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), e-money, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), paspor, Surat Izin Mengemudi (SIM) sampai kartu keanggotaan.

“Kalau dengan smart card ini hanya untuk intern perbankan yang terkoneksi dengan pajak. Sudah ada (komunikasi untuk e-KTP) karena data kami sudah masuk dan terintegrasi dengan pajak saja,” lanjut Tjahjo.

Kartu ini nantinya dapat menampung 15 identitas WP, yakni  NPWP, e-KTP, BPJS, SIM, paspor, kartu kredit, debet, e-money, e-tol, sampai dengan nomor induk kepegawaian, termaasuk akses masuk instansi. Kartu ini dapat memudahkan WP sehingga dapat menghindari monopoli satu instansi, karena kartu ini bisa menjadi cikal bakal layanan pemerintahan atau e government.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.