Menaker Tawarkan Program Pelatihan Badan Kerja ke Pesantren

Petrus - 5 May 2017
Menteri Ketenegakerjaan Hanif Dhakiri mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo di Kota Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia mengajak kerjasama Pondok Pesantren di Indonesia, dalam hal Program Pelatihan Badan Kerja. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan keterampilan siswa didik di pesantren agar siap masuk dan bersaing dalam bursa kerja bersama lulusan dari lembaga pendidikan lain.

Program Pelatihan Badan Kerja ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Hanif Dhakiri, dalam kunjungan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri.

Menurutnya, tujuan dari program ini adalah mendorong pendidikan di pesantren agar bisa dilengkapi dengan keterampilan atau kompetensi tertentu, sehingga para santri dapat siap untuk masuk ke dunia kerja atau setidaknya mampu berwirausaha.

“Kita ada beberapa program untuk pesantren, terkait dengan Pelatihan Badan Kerja. Kita mendorong pesantren bisa dilengkapi dengen keterampilan atau kompetensi tertentu,” kata Hanif Dhakiri, Jumat (5/5/2017).

Hanif menilai pendidikan yang ada di pesantren memiliki keunggulan tersendiri, diantaranya dalam hal pendidikan karakter, akhlak dan budi pekerti.

Pelatihan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan para santri atau lulusan pondok dapat siap memasuki dunia kerja setelah lulus nanti. Diharapkan, pondok pesantren menjalin kerjasama dengan industri atau pelaku usaha lain, untuk memperbesar peluang dari para lulusan pesantren nantinya.

“Menurut saya peluangnya masih besar sekali,” tandas Hanif.(fl/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.