Membangun Kesadaran Berinternet Sehat

Petrus - 30 January 2017
Wagub Jatim Saifullah Yusuf berbicara mengenai internet sehat kepada pelajar di Surabaya (foto : Humas Pemprov Jawa Timur)

SR, Surabaya – Penggunaan internet di Indonesia terus mengalami peningkatan, yaitu mencapai 132 juta pengguna, dengan 86 persen berada di pulau Jawa. Dari 86 persen pengguna internet di pulau Jawa, 30 persennya atau sekitar 24 juta berasal dari Jawa Timur. Diprediksi tahun 2017 hingga 2018 penguna internet akan mencapai 140 sampai 150 juta pengguna.

Dari angka itu diketahui sebagian pengguna merupakan masyarakat berusia 10 hingga 44 tahun, yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa, pekerja, serta umum. Menurut Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, penggunaan internet oleh masyarakat perlu memikirkan dampak positif dan negatif, agar para pengguna dapat bijak menggunakan internet untuk hal yang positif.

“Saatnya membangun kesadaran penggunaan internet dengan benar dan sehat, dan itu harus dilakukan sejak dini, sejak anak-anak mulai bersentuhan dengan internet,” kata Saifullah Yusuf, saat membuka Pelatihan Internet Sehat dan Jurnalis Sehat untuk SMA/SMK se-Surabaya, di Auditorium PT. Telkom Jl. Ketintang Surabaya, Senin (30/1/2017).

Kesadaran penggunaan internet perlu dibangun sejak usia anak-anak agar menggunakan internet hanya untuk hal yang positif  dan sehat. Sedangkan untuk internet yang berisi konten negatif atau mengarah ke pornografi harus dihindari.

Pengguna internet sehat perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain membangun kesadaran bahwa internet yang digunakan harus untuk sesuatu yang produktif dan bukan hal negatif. Internet dapat dimanfaatkan untuk membangun dan memperluas jaringan.

“Perlu pula memahami dampak internet bermacam-macam, namun yang baik adalah untuk mendidik, dan meningkatkan keterampilan,” lanjut Saifullah Yusuf.

Pemahaman mengenai konten internet sehat dan yang seharusnya dikonsumsi masyarakat, akan menjauhkan masyarakat dari korban konten internet yang negatif, termasuk info atau berita yang tidak benar alias Hoax.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Saiful Rachman mengatakan, pemanfaatan komputer untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2017 ini, diharapkan dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk menggunakan internet hanya untuk keperluan pendidikan atau sekolah.

“UNBK ini kan menggunakan perangkat komputer, pelatihan internet sehat diharapkan dapat mempermudah para siswa untuk membiasakan diri mempergunakan komputer untuk menghadapi UNBK,” kata Saiful Rachman.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.