Memasuki Musim Kemarau, Debit Air Menyusut di Bendung Gerak Kediri

Petrus - 30 July 2018
Debit air di Bendung Gerak Waru Turi, Gampeng Rejo, Kabupaten Kediri mengalami surut (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Debit air di Bendung Gerak Waru Turi, Gampeng Rejo, Kabupaten Kediri menyusut selama satu bulan terakhir. Menyusutnya debit air di bendung gerak Waru Turi tidak lepas dari musim kemarau yang sudah berjalan hingga saat ini. Data yang dihimpun menyebutkan, pada awal Juni kebutuhan inflow dan outflow debit air sungai Brantas tidak memenuhi pola.

Pada Juli ini tercatat inflow yang seharusnya dipenuhi mencapai 68,81 meter kubik per detik, ternyata baru terealisasi 54,76 meter kubik per detik. Sementara outflow yang harus dipenuhi 41,15 meter kubik per detik, hanya terealisasi 26,54 meter kubik per detik.

Menurut Muhaimin, selaku operator pintu air Bendung Gerak Waru Turi, debet air yang saat ini kondisinya berada di bawah pola, disebabkan oleh musim kemarau. Sedangkan sungai Lodoyo Blitar yang selama ini menjadi penyuplai utama sungai Brantas, juga mengalami defisit debit air.

“Sejak satu bulan terakhir ini, debit air di sungai Brantas mengalami penurunan. Jika normal antara 300 sampai 400 meter kubik per detik, tapi ini sudah dibawah pola,” ujar Muhaimin, Senin (30/7/2018).

Sejumlah daerah yang selama ini mendapat suplai air dari Bendung Gerak Watu Turi diantaranya Nganjuk, Jombang, bahkan sampai masuk wilayah PDAM Surabaya. Debit Air Bendung Gerak Waru Turi menjadi acuan atau barometer daerah, karena menjadi pemasok air untuk irigrasi persawahan di daerah sekitarnya.

“Untuk saat ini kami belum mendapatkan komplain dari masyarakat, yang kekurangan air untuk pengairan sawah,” kata Muhaimin.

Selain berfungsi sebagai pendistribusi air, Bendung Gerak Watu Turi juga tercatat sebagai salah satu destinasi wisata andalan Pemerintah Kabupaten Kediri. Sedangkan, bagi pecinta kuliner jenis ikan sungai, di sini juga merupakan tempat yang mudah mendapatkan ikan sungai, karena banyaknya warung di sekitar bendungan yang menjual makanan dari berbagai jenis ikan sungai.(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.