Melinda Gates Apresiasi Program Bantuan Sosial Nontunai

Petrus - 24 March 2017
Presiden Joko Widodo bertemu Melinda Gates, di Jakarta

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Melinda Gates selaku Co-Chair and Trustee of the Bill & Melinda Gates Foundation. Dalam pertemuan itu, Presiden menunjukkan beberapa kartu yang merupakan bantuan sosial non tunai.

“Kami memiliki Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan Program Keluarga Harapan. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami juga mulai memanfaatkan layanan perbankan,” ujar Presiden Jokowi, Jumat (24/3/2017).

Menanggapi hal itu, Melinda mengapresiasi program bantuan sosial nontunai yang telah dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi program tersebut. Dan kami banyak belajar selama beberapa hari berada di Indonesia dan dapat mengadopsinya untuk diterapkan di negara lain,” kata Melinda.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pertemuan tersebut mendiskusikan sejumlah hal yang berkaitan dengan keuangan inklusif hingga pengentasan kemiskinan. Kedua belah pihak menyampaikan pemikirannya masing-masing untuk segera ditindaklanjuti ke tahap pelaksanaan.

“Tidak ada konklusi tapi masing-masing menyampaikan dan akan disampaikan juga di tingkat yang lebih tinggi sehingga nanti lebih konkret,” kata Darmin.

Menteri BUMN, Rini Soemarno menambahkan, Melinda Gates mengapresiasi sejumlah program prioritas nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bahkan dirinya mengakui banyak pelajaran yang bisa di ambil dari Indonesia untuk diajarkan ke negara lain.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bahwa Melinda Gates sangat menghargai kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dengan Universitas John Hopkin yang didukung oleh Gates.

“Untuk penelitian mengenai nyamuk dan demam berdarah yang telah mencapai kemajuan, dan diharapkan akan sangat bermanfaat tidak hanya bagi Indonesia namun bagi negara-negara lain yang menghadapi permasalahan sama,” kata Sri Mulyani.(ns/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.