Melihat Eksotisnya Pantai Gili Labak di Sumenep

Petrus - 17 June 2018
Salah satu keindahan Pantai Gili Labak di Sumenep (foto : Istimewa)

SR, Sumenep – Musim liburan seringkali tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, karena banyaknya pekerjaan yang masih belum selesai, maupun belum memiliki pandangan tempat untuk berlibur. Pulau Gili Labak bisa menjadi alternatif pilihan, untuk menghabiskan liburan yang mengasyikan bertema pantai.

Pulaua Gili Labak terletak di sebelah Tenggara Pelabuhan Kalianget, di Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep, Madura. Hanya seluas 5 hentar dengan 35 kepala keluarga atau 105 jiwa, Pulau Gili Labak merupakan potensi pariwisata yang menjanjikan di Kabupaten Sumenep, dengan pantai pasir putihnya serta keindahan pemandangan bawah laut yang masih asli.

“Pulau Gili Labak mempunyai keindahan  tersendiri. Selama ini telah banyak dikunjungi wisatawan mancanegara  yang sengaja datang melalui jalur laut dari Pulau Bali,” kata salah satu warga yang dijumpai di Gili Labak.

Pulau Gili Labak dapat dicapai menggunakan perahu layar motor atau perahu rakyat, dengan waktu tempuh anatar 1 hingga 1,5 jam dari wilayah Kecamatan Talango. Potensi baharinya sangat menakjubkan, terutama untuk diving dan snorkeling oleh para wisatawan.

Kondisi perairan Pulau Gili Labak cukup tenang dan bersih, dengan ikan warna-warni yang dapat terlihat jelas dari  permukaan. Kondisi itu tentu saja akan membuat pengunjung betah berada dipulau yang masih perawan tersebut dalam waktu yang lama. Pengunjung dapat mengelilingi pulau dnegan berjalan kaki melewati pesisir pantai, maupun menggunakan perahu rakyat.

Warga Pulau Gili Labak dikenal ramah terhadap warga luar, dan memiliki hubungan yang dekat antar warga. Bahkan, wisatawan dapat dengan mudah mencari tempat menginap, karena warga membuka diri untuk rumahnya dijadikan tempat penginapan wisatawan.

Di Pulau Gili Labak belum ada penerangan listrik dari PLN, namun penerangan pada malam hari telah menggunakan listrik tenaga surya atau diesel listrik pribadi. Para wisatawan juga harus mempersiapkan diri dengan bekal makanan selama berada di Pulau Gili Labak, karena tidak ada restoran atau rumah makan yang representatif bagi pengunjung.

Pemerintah daerah setempat hingga kini belum melakukan sesuatu untuk mengembangkan lokasi wisata bahari di Pulau Gili Labak, sehingga kondisinya masih belum terkemas secara pemasaran.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.