Masyarakat Tak Perlu Khawatir Soal Hacker

Yovie Wicaksono - 14 March 2019
Menko Polhukam WIranto saat Memberikan Keterangan Pers di Jakarta, Senin (21/1/2019). Foto : (Humas Kemenko Polhukam)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta masyarakat untuk tidak khawatir mengenai adanya peretasan atau hacker dalam proses pemilihan umum serentak 2019.

Pemerintah bersama dengan KPU dan Bawaslu sudah melakukan langkah antisipasi untuk menangani persoalan hacker.

“Soal-soal high technology, KPU dan Bawaslu sudah mengawasi itu. Jadi jangan khawatir kalau ada isu-isu seakan-akan ada hacker yang begitu canggih, yang dapat seakan-akan menyulap hasil pemungutan suara seenaknya,” kata Menko Polhukam Wiranto di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Menurut Wiranto, KPU, Bawaslu dan penyelenggara pemilu sudah mewaspadai adanya kejahatan teknologi yang dapat mengganggu proses pelaksanaan Pemilu. Dikatakan, jika hacker tidak bisa ditangani maka lebih baik tidak perlu ada Pemilu.

“KPU, Bawaslu dan penyelenggara pemilu sudah mewaspadai itu dan tidak usah khawatirkan bahwa itu akan terjadi. Karena kalau itu (peretasan) bisa dilakukan di seluruh dunia tidak usah ada pemilu, karena percuma dan itu sudah ada usaha-usaha kita, persiapan kita, cara kita untuk menjamin bahwa kita bisa untuk mencegah itu terjadi,” kata Wiranto.

Sekedar informasi, Pemilu 2019 akan digelar serentak 17 April 2019 guna memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota legislatif DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD). (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.