Masyarakat Agar Tidak Terpengaruh Pihak yang Kacaukan Pemilu

Yovie Wicaksono - 28 August 2018
Menkopulhukam Wiranto Saat Memberikan Keterangan Pers. Foto : (Super Radio/Nina Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto berharap masyarakat tidak terpengaruh pihak-pihak yang sengaja ingin mengacaukan pelaksanaan pemilihan umum. Oleh karena itu, pemerintah berharap agar masyarakat sabar, mengikuti tahapan pemilu dengan seksama dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau ada yang melanggar, ada yang namanya Bawaslu. Ada cara-cara untuk menyelesaikan permasalahan, tapi jangan kemudian diributkan di media, itu tidak bisa,” ujar Menko Polhukam Wiranto kepada Super Radio di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Wiranto mengatakan, pemerintah selalu berharap pemilu yang demokratis, bermartabat dan elegan. Dijelaskan, saat ini pemilu baru berada di tahap persiapan.

“Tahapan ini mari kita lalui dengan baik. Kita tidak perlu melakukan satu langkah-langkah yang ekstrim hanya karena masalah istilah, yang penting adalah kita sama-sama menahan diri untuk melakukan satu langkah-langkah persiapan Pemilu sesuai aturan,” kata Wiranto.

Mantan Penglima ABRI ini juga berharap agar para politisi bisa menahan diri untuk tidak membuat suasana menjadi terlalu panas. Diakuinya, menjelang Pemilu, suasana politik akan menjadi lebih hangat dan sedikit meningkat.

“Hangat tidak apa-apa, tapi hangat dengan gembira, hangat dengan cara-cara yang baik, elegan, bermartabat, tidak saling memfitnah, tidak ada memakai ujaran kebencian, dan sebagainya. Kalau ada itu ya dibiarkan, jangan kemudian disebarluaskan,”ujarnya.

Situasi politik saat ini, menurut Wiranto masih biasa-biasa saja. “Saya percaya masyarakat Indonesia ini masyarakat yang suka damai, yang tidak suka ribut. Tentunya tradisi ini harus kita jaga sama-sama,” pungkasnya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.