Mahfud MD : Tindak Tegas Penebar Kebencian dan Hoax

Yovie Wicaksono - 16 January 2019
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, di Surabaya, Selasa (15/1/2019). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengadu domba masyarakat jelang pemilu 2019.

Menurut Mahfud, pihak-pihak disebut sebagai pihak ketiga yang memanfaatkan situasi diantara pendukung Jokowi dan Prabowo. Beberapa diantara adalah Saracen dan Muslim Cyber Army.

“Mereka ini adalah beberapa diantara pihak ketiga yang saya sebutkan tadi,” ujar Mahfud kepada Super Radio, Selasa (15/1/2019) malam.

Aturan hukum yang bisa digunakan aparat kepolisian, kata Mahfud, ada dua. Yakni, UU No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE.

“Kepolisian harus berani tegas dengan menggunakan dua UU tersebut,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan adanya pihak yang menyebut dua kubu pendukung capres untuk tidak saling melaporkan, Mahfud mengaku tidak setuju.

Menurutnya, tetap saja mereka melaporkan tindakan hoax atau ujaran kebencian yang diopinikan ke masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana kepolisian bisa bertindak tegas kepada pelaku agar menimbulkan efek jera dan keutuhan negara tetap terjaga. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.