Mahfud MD : Ahok Gantikan Ma’ruf Amin Hoax

Yovie Wicaksono - 21 February 2019
Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD saat Memberikan Keterangan Pers di Surabaya, Kamis (21/2/2019). Foto : (Super Radio/Nirwasita Gantari)

SR, Surabaya – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD meyakinkan kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada isu penggantian KH.Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal ini disampaikan Mahfud, saat acara Jelajah Kebangsaan VIII di Stasiun Surabaya Gubeng, Kamis (21/2/2019).

“Ini harus saya sampaikan karena di masyarakat berkembang isu seperti itu. Itu adalah hoax dan jangan percaya,” kata Mahfud kepada Super Radio.

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan ini menjelaskan, UU Pemilu adalah jawaban mengapa Ma’ruf Amin tidak akan digantikan oleh Ahok.

Pertama, UU Pemilu melarang pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden mengundurkan diri. Jika mengundurkan diri, mereka akan diancam hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 5 Miliar.

Kedua, UU Pemilu juga mengatur bahwa Calon Presiden dan Wakil Presiden tidak boleh orang yang pernah dipenjara atau dipidana dengan ancaman hukuman 5 tahun.

“Kalau ada yang bilang berhalangan tetap, waktunya adalah 60 hari sebelum pemilu. Jadi tidak ada alasan apapun Ahok akan menggantikan Ma’ruf Amin,” tegas Mahfud.

Mahfud meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Jangan percaya hoax, apalagi sampai menyebarkan atau memproduksinya,” pungkas Mahfud. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.