Lima Truk Terguling di Dalam Kapal Fery Karena Cuaca Buruk

Yovie Wicaksono - 1 June 2017
Lima truk terguling di dalam KMP Pratitha di pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk , Kamis 1 Juni 2017 (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Lima truk terguling di dalam kapal Fery, akibat cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali, Kamis (1/6/2017). KMP Pratitha milik PT. ASDP Indonesia Fery mengalami goncangan cukup hebat, akibat gelombang tinggi serta arus yang kuat. Akibat kejadian ini, satu dermaga di MB 1 Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk ditutup, sampai proses evakuasi truk selesai dilakukan, serta KMP Pratitha yang mengalami kerusakan mesin.

Pantauan Superradio di lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 WIB, di dermaga MB 1 telah dipasangi pembatas jalan, tepat di tengah pintu masuk dermaga. Akibat ditutupnya satu dermaga di MB 1 ini, ada empat kapal yang tidak dapat melakukan trayek penyeberangan Jawa-Bali. Satu KMP yang tidak bisa berlayar dan terlihat dilokasi adalah KMP Marina Pratama. Saat itu KMP Marina Pratama, baru bersandar di pelabuhan Ketapang dan terlihat tidak melakukan aktivitas bongkar muat.

Menurut General Manager PT. ASDP Indonesia Fery Pelabuhan Ketapang, Elvi Yosa, tergulingnya 5 truk di dalam KMP Pratitha tersebut akibat cuaca buruk, sehingga KMP Pratitha tergoncang dan kendaraan yang diangkutnya terguling.

“Meskipun dalam kapal, kendaraan-kendaraan besar seperti truk sudah dilakukan pelasingan atau diikat dengan tali pengaman,” ujar Elvi.

Diungkapkan oleh Elvi, untuk sementara KMP Pratitha dievakuasi di dermaga Pelabuhan Gilimnauk, Bali, untuk proses evakusai truk yang terguling.

“Namun kejadian ini tidak berdampak pada aktivitas penyeberangan Jawa-Bali di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Bahkan enam dermaga lainya, selain dermaga MB 1 yang ditutup, masih melakukan aktivitas penyeberangan seperti biasanya,” ungkap Elvi.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.