Libur Panjang Akhir Tahun 2016, Transaksi Keuangan di Kediri Meningkat

Petrus - 15 January 2017
Gunung Kelud memiliki daya tarik tersendiri untuk wisatawan. Pasca erupsi Pemkab Kediri telah membenahi fasilitas tempat wisata gunung Kelud untuk menarik banyak wisatawan berkunjung (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Kediri – Wisatawan yang berkunjung ke sejumlah obyek wisata di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan selama libur panjang Natal dan akhir tahun 2016 kemarin. Jumlah wisatawan yang datang berkunjung berjumlah 257.585 orang, lebih tinggi dari bulan November 2016 yang berjumlah 146.086 orang wisatawan.

Data yang dihimpun dari Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Kediri menyebutkan, saat ini terdapat 27 lokasi obyek Wisata yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri. Dari puluhan lokasi obyek wisata yang ada, lokasi wisata Gunung Kelud dan Monumen Simpang Lima Gumul merupakan obyek wisata yang  paling banyak dikunjungi wisatawan.

“Paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Gunung Kelud, dengan destinasi unggulan di Argowisata Margomulyo,” Ujar Krisna Setiawan Plt. Kepala Kominfo Kabupaten Kediri, kepada Super Radio, Sabtu (14/1/2017).

Dari angka kunjungan wisatawan itu, paling banyak berasal dari wilayah Karesidenan Kediri meliputi Kediri, Nganjuk, Blitar, Tulunganggung dan Trenggalek.

“Pengunjungnya paling banyak seputaran Karesidenan Kediri, ada juga dari luar daerah tapi tidak banyak,” ujar Krisna.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru, berpengaruh terhadap peningkatan jumlah transaksi keuangan di wilayah Kediri. Kepala Kantor Bank Indonesia Kediri, Djoko Raharto mengatakan, selama libur panjang ini perputaran uang dan penarikan uang tunai di seputar wilayah Kediri hingga Madiun tercatat mencapai Rp. 600 miliar.

“Kenaikannya bisa mencapai 100 persen dibanding hari biasa. Jika pada hari biasa transaksi keungan selama kurun waktu tujuh hari hanya mencapai 250 miliar,” kata Djoko.

Meningkatnya transaksi atau perputaran uang menurut Joko, banyak dipengaruhi adanya invansi wisatawan dari luar daerah yang berkunjung Ke kediri untuk berlibur,”

“Penarikan itu digunakan untuk mengisi ATM,” pungkas Djoko.(fl/Red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.