Libur Nyepi, Ribuan Pengunjung Padati KBS

Yovie Wicaksono - 7 March 2019
Suasana Kebun Binatang Surabaya, Kamis (7/3/2019). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memilih menghabiskan libur Hari Raya Nyepi bersama keluarga di Kebun Bintang Surabaya (KBS). Salah satu area yang dipadati oleh pengunjung adalah kandang rusa dan area breakfast with elephant.

Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS Wini Hustiani mengatakan, libur Hari Raya Nyepi 2019 ini KBS menyajikan keeper talk dan feeding time bersama rusa dan gajah.

“Kali ini kita ada keeper talk dan feeding time atau memberikan makanan kepada satwa rusa mulai pukul 09.00 – 14.00 WIB. Kita siapkan makanan tambahan berupa sayuran sebanyak 300 keranjang yang dimana pengunjung hanya mengganti biaya pakan 10ribu,” ujar Wini kepada Super Radio, Kamis (7/3/2019).

Pihak KBS juga menekankan edukasi kepada pengunjung mengenai makanan, perilaku, kesehatan satwa, serta mengajak pengunjung untuk berinteraksi kepada satwa.

“Yang kita tekankan disini adalah edukasinya, untuk mengajak masyarakat lebih memahami apa sebenarnya makanan satwa, selain makanan pokok, satwa juga ada makanan tambahan. Kita juga mengajak masyarakat untuk berinteraksi, dan interaktif sekaligus berpartisipasi untuk peduli dengan kesehatan satwa, dengan tidak memberikan makanan kepada satwa sembarangan,” tambah Wini.

Wini mengatakan, untuk target pengunjung hari ini adalah 12-14ribu pengunjung, sedangkan pada siang hari sebanyak sembilan ribu pengunjung sudah memadati KBS.

“Hari ini kita targetkan 12 ribu sampai 14 ribu untuk jumlah pengunjung, karena melihat animo dan juga cuaca. Ini tadi kita buka mulai 07.30 WIB sudah mulai bergulir, lalu pukul 08.30 WIB sudah mulai padat, dan sampai siang hari ini sudah ada sembilan ribu pengunjung memadati KBS,” ujar Wini.

Selain keeper talk dan feeding time bersama rusa, KBS juga ada area tunggang onta, dan kereta onta, serta memiliki dua wahana untuk pengunjung, yakni animal edutainment dan area kids zoo.

“Kita punya wahana animal edutainment, disana kita sajikan perilaku satwa, bahwa satwa itu juga bisa diajak untuk berinteraksi dan interaktif, tapi menyesuaikan perilakunya, lalu area kids zoo atau area sentuh satwa dimana anak-anak bisa bermain sekaligus menyentuh satwa didalam kandang area, ada kelinci, domba merino, kucing, dan ikan garra rufa, jadi bisa bermain sekaligus beredukasi,” kata Wini.

Salah satu pengunjung KBS, Reni Oktavia (31) warga Ampel, Surabaya, memilih menghabiskan waktu liburan bersama di KBS untuk memperkenalkan jenis hewan kepada anaknya.

“Karena jarang sekali suami ada waktu untuk libur, dan ini pas banget tanggal merah akhirnya kita memilih untuk liburan di KBS sekaligus memperkenalkan jenis hewan kepada anak saya, dan anak saya juga terlihat senang sekali dan sudah mulai berani untuk memberikan makan kepada hewan,” ujar Reni.

Sekedar informasi, sebelumnya KBS baru saja menyambut kelahiran 74 ekor anak komodo. Hal ini luar biasa, karena belum pernah lahir puluhan anakan komodo dalam satu siklus di lembaga konservasi manapun. Normalnya lembaga konservasi hanya menghasilkan belasan anakan komodo melalui telur-telur indukannya yang diinkubasi.

“Kemarin komodo kita bertelur sejumlah 74 ekor, dan ini cukup luar biasa tahun ini dari pada tahun-tahun sebelumnya, kita baru saja menyambut kelahiran komodo tersebut,” ujar Wini. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.