Libur Lebaran, KBS Diserbu Wisatawan

Petrus - 18 June 2018

SR, Surabaya – Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih menjadi magnet atau daya tarik kuat bagi sebagian besar masyarakat Jawa Timur, yang ingin memanfaatkan momentum libur Hari Raya Idulfitri dengan berrekreasi atau berwisata.

Pada Senin (18/6/2018) ini yang masih masuk masa libur, pengunjung di Kebun Binatang Surabaya tampak membludak. Jumlah pengunjung sesuai data dari Kebun Binatang Surabaya tercatat 21.555 orang. Sedangkan pada H+3 Lebaran tercatat 23.805 pengunjung memadati Kebun Binatang Surabaya.

“Even Lebaran KBS mulai 15 sampai dengan 24 Juni 2018. Liburan masih cukup panjang,” ujar Wini Hustiani, Kepala Seksi Humas, Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS).

Belum dapat diprediksi puncak kunjungan wisatawan ke Kebun Binatang Surabaya, karena pengunjung dari berbagai daerah masih terus berdatangan. Terlebih, masa libur Lebaran sampai dengan tanggal 24 Juni 2018.

“Sementara ini, kalau dilihat dari H+1 sampai dengan H+3, puncaknya di H+3,” kata Wini.

Para pengunjung memadati berbagai sektor di Kebun Binatang Surabaya, seperti di kawasan tunggang satwa Gajah, perahu, dan aquarium. Banyak pengunjung yang datang dari luar kota, menggelar tikar dan mengeluarkan bekal makanan sambil berkumpul bersama keluarga di sejumlah tempat di dalam area KBS.

“Kebetulan libur panjang, saya mengajak keluarga untuk liburan ke KBS, mereka belum pernah ke sini,” kata Syamsul, pengunjung asal Bojonegoro.

Banyaknya pengunjung di Kebun Binatang Surabaya menjadi perhatian pengelola KBS, agar keamanan dan kesejahteraan satwa tetap terjaga, sedangkan pengunjung tetap mendapatkan tontonan yang menarik dari satwa koleksi KBS.

Direktur Utama PDTS KBS, Chairul Anwar mengatakan, pihak pengelola KBS telah memasang tanda peringatan untuk tidak memberi makan maupun melempar benda apapun ke kepada satwa atau ke dalam kandang, serta mematuhi himbauan yang selalu disiarkan melalui pengeras suara.

“Kami sudah pasang tanda peringatan, juga setiap 15 menit kami siarkan melalu pengeras suara. Tapi disiplin pengunjung tetap dibutuhkan, demi kesejahteraan dan keamanan satwa,” kata Chairul Anwar.

Berbagai pembenahan dilakukan pengelola KBS, seperti memperbaiki dan mempercantik kandang, memastikan kebersihan di area KBS, serta tercukupinya pakan satwa. Kelahiran 3 anak satwa KBS beberapa waktu lalu, juga menjadi daya tarik kunjungan wisatawan ke kebun binatang yang telah berusia lebih dari 100 tahun ini.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.