Legenda Soto Bok Ijo Tamanan Jadi “Jujugan” Wisata Kuliner Pemudik di Kediri

Petrus - 1 July 2017
Pengunjung memenuhi salah satu gerai penjual Soto Bok Ijo Tamanan di Kota Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Dari sekian banyak tempat kuliner yang ada di Kota Kediri, ada salah satu tempat yang sudah dikenal luas oleh masyarakat, yaitu Soto Bok Ijo di Kelurahan Tamanan. Soto ini melegenda karena telah ada sejak 1969.

Pemakaian nama Soto Bok Ijo, karena sebelumnya para yang ada di situ biasa mangkal di sekitar Jembatan Ijo di Kelurahan Tamanan. Seiring waktu, keberadaan soto legendaris ini kemudian dipindahkan di pertigaan samping Terminal Baru, Kelurahan Taman, Kota Kediri.

Saat libur Lebaran kali ini, Soto Bok Ijo Tamanan menjadi salah satu tujuan atau jujugan pengunjung, terutama pemudik yang akan kembali setelah berlebaran di Kediri. Nama Soto Bok Ijo yang cukup terkenal membuat pemudik meluangkan waktu mencicipi kuliner asli Kediri ini, sebelum melanjutkan perjalanan.

Hal ini terlihat dari banyaknya kendaraan roda empat dan roda dua asal luar Kediri yang terparkir di sekitar tempat kuliner itu. Masyarakat tertarik untuk mencoba soto yang dikenal khas dengan santannya.

Seorang pemudik asal Waru, Sidoarjo, Ridwan mengatakan, dirinya sengaja datang bersama keluarga untuk bersilaturahmi dengan keluarga di Kediri. Sebelum kembali ke Sidoarjo, ia mengajak keluarga untuk mencicipi Soto Bok Ijo Tamanan. Menurutknya cita rasa Soto Bok Ijo sangat khas dan berbeda dengan soto pada umumnya.

“Rasanya sangat beda, terutama karena ada santannya. Disamping itu juga ada ayam bakarnya. Ini yang membedakan soto Kediri dengan makanan soto daerah lain,” kata Ridwan.

Untuk dapat merasakan Soto Bok Ijo Tamanan, para pecinta kuliner tak perlu merogoh kocek terlalu besar, cukup membayar Rp. 6.500 sudah dapat menikmati soto ini. Perbedaan Soto Bok Ijo dapat dililaht dari ayam yang sudah dibakar dengan kecap manis dipisah dan ditaruh di dalam mangkok berukuran sedang, sementara nasi dan kuah soto bersantan ditaruh di tempat terpisah.

Deny, salah satu karyawan Soto Bok Ijo mengatakan, yang berjualan soto di lokasi wisata kuliner Tamanan saat ini berjumlah 10 orang. Mereka berjajar menempati beberapa lapak yang telah disediakan.

Deny mengaku jika pada hari biasa, jumlah konsumen yang datang tidak sampai seribu orang. Namun khusus untuk libur panjang Lebaran, pecinta kuliner yang datang bisa mencapai dua ribu orang.

“Jika pada hari biasa paling banyak kita sediakan 100 ekor ayam potong. Tapi kalau lebaran seperti sekarang, harus diperbanyak kisaran kurang lebih 200 ekor ayam,” ujarnya.

Pecinta kuluner bisa menikmati cita rasa Soto Bok Ijo Tamanan mulai pukul 08.00 WIB, hingga pukul 01.00 dini hari. Bila mampir ke Kota Kediri, tidak ada salahnya mencoba rasa soto ayam Bok Ijo Tamanan yang khas dan murah di kantong.(fl/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.