Kurangi Angka Kecelakaan, Pemkot Surabaya Pasang 15 CCTV e-Tilang di Tahun 2018

Petrus - 3 January 2018
Walikota Surabaya Tri Rismaharini menunjukkan monitor pemantau jalan di Surabaya dari kamera CCTV (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya berencana memasang kamera tilang di beberapa titik, untuk menekan angka kecelakaan di Surabaya. Closed Circuit Television (CCTV) e-tilang atau tilang by CCTV akan dipasang di beberapa kawasan yang dianggap rawan kecelakaan, setelah pada tahun 2017 Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah memasang CCTV e-tilang di salah satu kawasan sebagai percontohan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan, pihaknya akan menambah 15 CCTV tilang yang dapat merekam pelanggaran lalu lintas yang terjadi. Sebelumnya Dishub Surabaya telah memasang 5 CCTV e-tilang di beberapa kawasan, seperti di persimpangan Kebun Binatang Surabaya (KBS), Bratang dan Dharmawangsa.

“Tahun lalu kami sudah pasang 5 unit, dan tahun 2018 ini kami tambahkan 15 unit lagi. Jadi, totalnya 20 CCTV e-tilang yang nantinya akan mengawasi para pengendara,” kata Irvan Wahyudrajat, Rabu (3/1/2018).

Keberadaan CCTV e-tilang ini kata Irvan, diyakini dapat menekan angka kecelakaan di Kota Surabaya. Buktinya pada saat uji coba rata-rata kecelakaan mencapai 427 kasus dalam sehari, namun angka kecelakaan otomatis berkurang hingga tercatat kurang dari 100 kasus dalam sehari setelah diterapkan CCTV e-tilang.

“Kalau dulu para pengendara takut karena ada petugas yang berjaga di lapangan, tapi sekarang mereka juga khawatir karena merasa diawasi oleh CCTV ini. Jadi, seakan menjadi shock therapy bagi pengendara, sehingga mereka lebih berhati-hati dan tidak melanggar lampu merah dan marka jalan,” ujar Irvan.

Selain mengurangi angka kecelakaan, CCTV e-tilang dapat menjadi mata Dishub Surabaya untuk mengetahui kondisi jalan di Kota Surabaya, termasuk kepadatan arus lalu lintas, kecelakaan, serta kejadian menonjol lainnya di Surabaya.

“Nantinya, kamera khusus itu akan dipasang di jalan-jalan yang biasa dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi, seperti di Jalan Merr dan Kenjeran. Totalnya nanti ada enam,” tegas Irvan.

Kedepan, Dishub Surabaya akan menambah jumlah kamera CCTV e-tilang di beberapa kawasan yang rawan terjadi kecelakaan maupun kejahatan. CCTV ini juga berguna untuk memantau langsung kondisi di lapangan sehingga dapat memberikan membantunya apabila ada peristiwa yang membutuhkan pertolongan segera.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.