Kurangi Angka Kecelakaan, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Angkutan Gratis Bagi Pelajar

Petrus - 30 July 2017
Pemkab Banyuwangi menggelar soft launching angkutan gratis untuk pelajar (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi pemakaian kendaraan roda dua bagi pelajar yang belum cukup umur, Pemkab Banyuwangi meluncurkan transportasi gratis bagi pelajar.

Soft launching yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ini juga dihadiri oleh puluhan siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, fasilitas ini diharapkan bisa membantu memudahkan pelajar saat akan berangkat dan pulang sekolah.

“Selain memudahkan pelajar, kami juga ingin mengurangi kepadatan di jalan saat jam berangkat dan pulang sekolah. Juga untuk menekan jumlah pelajar usia SMA yang menggunakan motor. Otomatis ini juga bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Azwar Anas, di Terminal Brawijaya, Sabtu (29/7/2017).

Angkutan pelajar ini tidak dibatasi untuk kalangan pelajar tertentu, tapi untuk semua pelajar mulai TK, SD, SMA, bahkan yang sudah kuliah boleh memanfaatkannya.

“Sekarang kita masih trial and error. Pasti nanti ada masukan-masukan dari masyarakat untuk penyempurnaan. Setelah oke nanti kami mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk berkenan meluncurkan,” katanya.

Azwar Anas menambahkan, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat membantu orang tua mengurangi pengeluaran untuk transportasi anaknya ke sekolah.

“Jadi bisa lebih hemat, karena tinggal naik dan gratis. Juga lebih aman, orang tua tidak perlu was-was saat anaknya berangkat dan pulang sekolah,” kata dia.

Manfaat lain angkutan gratis ini adalah para pelajar bisa memanfaatkan waktu saat berangkat dan pulang sekolah dengan membaca buku di angkutan gratis tersebut.

“Kan lumayan misalnya perjalanan 30 menit, di dalam angkutan bisa membaca. Bisa juga berinteraksi dengan teman yang dari sekolah lain. Jadi manfaat tambah ilmu dan bisa guyub sesama pelajar,” papar Anas.

Untuk angkutan pelajar, ada 32 armada yang akan beroperasi setiap hari efektif dengan 10 trayek berbeda. Pagi hari, beroperasi mulai pukul 06.00 WIB. Sedangkan siangnya pukul 12.30 WIB atau berdasarkan situasi. Misalnya, ada sekolah yang pulangnya lebih awal, maka angkutan ini akan beroperasi lebih awal. Sehingga hadirnya fasilitas ini benar-benar membantu dan memberikan kemudahan bagi pelajar, terutama mereka yang tidak memiliki kendaraan.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.