KPUD Ponorogo Tambah 9 TPS Saat Pilgub 2018

Petrus - 13 January 2018
Kantor KPU Kabupaten Ponorogo (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan sebanyak 9 TPS pada Pilkada 2018 ini. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ponorogo Ikhwanudin Alfianto menuturkan, jumlah ini meningkat dibandingkan Pilkada 2015 lalu yang berjumlah 1.721 menjadi 1.730 TPS.

“TPS untuk Pilgub 2018 ditambah jumlahnya, yaitu sebanyak 9 TPS yang tersebar di tiga kecamatan,” tutur Ikhwanudin Alfianto, Sabtu (13/1/2018).

Wilayah yang ditambah jumlah TPS kata Ikhwanudin, berada di daerah pegunungan seperti di Kecamatan Badegan, Slahung dan Sampung.

“Ya, intinya bagaimana mendekatkan TPS dengan pemilihnya,” ujarnya.

Menurutnya, penambahan ini berdasarkan pertimbangan berbagai faktor mulai dari pertambahan jumlah penduduk, hingga aspek geografis dan waktu tempuh pemilih ke TPS.

“Mengingat wilayah Ponorogo yang dikelilingi pegunungan dan bukit, sehingga banyak dari pemilih yang rumahnya di wilayah pegunungan kesulitan ke TPS,” jelasnya.

Ikhwanudin mengatakan, KPUD Kabupaten Ponorogo akan tetap melakukan pendataan pada 20 Januari 2018, untuk pemutahiran data pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kami masih akan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) pada 20 Januari 2018, termasuk bagi warga Ponorogo yang saat ini sedang bekerja di luar negeri,” terangnya.

Menurutnya,  selama warga tersebut terdaftar dalam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) dan tercatat di dalam DPT, meski berada di luar negeri akan tetap didata.

“Karena kita tidak tahu, siapa tahu pas pulang terus ikut nyoblos, kan sayang suaranya kalau tidak disalurkan,” ujarnya.

Selain itu, penambahan TPS ini sebagai bentuk pertanggungjawaban KPUD Kabupaten Ponorogo untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menyalurkan suaranya dalam Pilgub 2018.

“Yang penting tidak melanggar ketentuan, misalnya 800 pemilih tiap TPS,” lanjutnya.

Berbagai persiapan sudah mulai dilakukan oleh KPUD Ponorogo, diantaranya persiapan kotak suara yang disimpan di gudang kini sudah mulai dikeluarkan dan dicek satu persatu. “Sebagian sudah kami persiapkan di kantor,” ucapnya.

Meski di sejumlah daerah seperti di Blitar jumlah TPS malah dikurangi hingga 416 lokasi demi efisiensi, Ikhwanudin yakin langkah yang diambil ini sudah tepat dan tidak melanggar aturan, mengingat jumlah penduduk di Ponorogo yang terdaftar dalam DPT meningkat.

“Selain itu, wilayah pegunungan aksesnya kan susah, jadi kalau ditambah ya malah lebih bagus. Yang penting tidak melanggar ketentuan,” pungkasnya.(gs/red).

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.