KPU Kota Kediri Sosialisasikan Pemilu 2019 Kepada Komunitas Disabilitas

Wawan Gandakusuma - 15 December 2018
Foto : (Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Puluhan penyandang disabilitas di Kota Kediri, Jawa Timur, mengikuti kegiatan sosialiasi Pemilu 2019, yang digagas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Sabtu (15/12/2018). Sosialisasi yang bertema “Penyandang Disabilitas Punya Hak Yang Sama” ini diselenggarakan di Kantor KPU Kota Kediri.

Menurut Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Perencanaan dan Data, Anis Ifa Permatasari, jumlah penyandang disabilitas di kota setempat berjumlah 831 orang, atau sebanyak 0,84 persen dari keseluruhan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perubahan (DPT HP). Rinciannya, penyandang tunadaksa sebanyak 231 orang, tunanetra 85 orang, tunarungu dan tunawicara 170 orang, tunagrahita 164 orang, serta yang lainnya sebanyak 181 orang.

“Salah satu yang masuk kode disabilitas lainya, adalah mereka yang mengalami stroke. Sehingga butuh penanganan khusus oleh teman-teman KPPS. Maka kita masukkan dalam kode disabilitas 5,” terang Anis Ifa Permatasari.

“Meski kecil secara prosentase, KPU Kota Kediri tetap berkomitmen untuk menciptakan atau melaksanakan Pemilu 2019 yang aksesibel. Artinya (kami) memfasilitasi mereka. Yang tunanetra kita sediakan alat berhuruf Braille di setiap TPS. Selain itu nantinya ada perlakuan khusus bagi teman-teman penyandang disabilitas lainnya,” paparnya.

Ia mencatat, tingkat partisipasi penyandang disabilitas di Kota Kediri dalam menggunakan hak pilihnya, cukup tinggi. Pada Pemilihan Wali Kota Kediri lalu, tercatat hampir 90 persen dari penyandang disabilitas menggunakan hak pilihnya.

“Jadi antusiasme mereka sebagai penyandang disabilitas, menggunakan hak pilihnya cukup tinggi. Bahkan sangat tinggi ekspektasi mereka untuk menggunakan hak pilihnya,” tandas Anis Ifa.

Selain mendapatkan edukasi tentang pemilu berikut simulasi tata cara pencoblosan, para penyandang disabilitas ini juga menyatakan dukungannya terhadap pemilu yang aksesibel dan ramah bagi penyandang disabilitas. ‎(rh/*red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.