KPU Kota Kediri Buka Posko Layanan Pindah Memilih untuk Ribuan Santri Lirboyo

Wawan Gandakusuma - 12 February 2019
Petugas Posko Layanan Pindah Memilih menerima santri yang terdaftar DPTb di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri (12/2/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

Kota Kediri, SR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (12/2/2019), membuka Posko Layanan Pindah Memilih di sejumlah unit pesantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur. Agenda KPU Kota Kediri kali ini adalah untuk memberikan Surat Pindah Pemilih atau A5 kepada para santri yang tercatat berasal dari luar daerah.

Menurut keterangan Komisioner KPU Kota Kediri, Anis Iva Permatasari, tercatat saat ini jumlah keseluruhan santri Lirboyo yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sebanyak 4.113 orang. Sebagai persyaratan untuk mendapatkan formulir A5, mereka diwajibkan terlebih dahulu harus sudah terdaftar sebagai pemilih di daerah asal masing-masing.

“Salah satu syarat, mereka sudah terdaftar di daerah asal. Kita cek, kemudian kita keluarkan surat formulir A5. Proses ini tidak bisa diwakilkan, harus diberikan secara langsung, kita cocokkan dengan KTP elektroniknya. Dengan demikian tidak bisa disalahgunakan oleh orang lain,” papar Komisioner KPU Kota Kediri dari Divisi Perencanaan, Data dan Informasi ini.

Anis Iva Permatasari menambahkan, KPU Kota Kediri tetap berkomitmen memberi layanan yang terbaik bagi masyarakat, meskipun mereka berstatus sebagai kategori pemilih tambahan.

“Hari ini kita melakukan pelayanan kepada pemilih, yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya di daerah asal. Nanti mereka menggunakan hak pilihnya di Kota Kediri, yang sudah sesuai memenuhi salah satu syarat yang ada dalam ketentuan perundangan, yaitu mereka dalam posisi proses belajar. Untuk pemilih tambahan ini, nanti kita sesuaikan hak suaranya dari daerah asal,” tuturnya kepada Super Radio.

Khusus bagi pemilih lintas provinsi, mereka hanya mendapatkan satu surat suara, yakni untuk Pilpres.

“Kalau sampai lintas provinsi misalkan dari Jakarta, Sumatera dan sebagainya, mereka hanya berhak mendapatkan satu surat suara yaitu Pilpres. Karena untuk DPT pun mereka tidak satu dapil,” tandas Anis Iva Permatasari.

Sesuai intruksi dari KPU RI, pendaftaran terakhir untuk DPTb adalah pada 17 Febuari 2019 depan. Jumlah pendaftar pemilih tambahan, nantinya dipergunakan sebagai acuan untuk penambahan jumlah tempat pengumutan suara.

Pemberian formulir A5, salah satunya telah dilaksanakan di unit Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lirboyo, yang tercatat santri DPTbnya sebanyak 95 orang. Pelaksanaan kegiatan ini dipantau langsung oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri. Tercatat ada sekitar 11 unit pesantren di Lirboyo, yang santrinya ada dalam DPTb.

Mekanismenya, sebelum surat A5 diberikan, para santri tersebut diminta untuk menunjukan kartu identitas berupa KTP, Kartu Keluarga, maupun kartu identas santri. Kegiatan dibukanya Posko Layanan Pindah Memilih ini tidak hanya dilaksanakan di Pesantren Lirboyo saja, melainkan juga di pesantren lainnya seperti di Ponpes Kedung Lo serta Ponpes Wali Barokah. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.