KPU Jatim Bidik Pemilih Milenial

Yovie Wicaksono - 25 January 2019
Ilustrasi.

SR, Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur membidik pemilih dari kalangan milenial atau pemula guna mendongkrak tingkat partisipasi pada Pemilu 2019 yang ditargetkan secara nasional mencapai 77,5 persen.

Komisioner KPU Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro di Madiun, Kamis (24/1/2019), mengatakan, dipilihnya pemilih milenial guna meningkatkan partisipasi pemilu karena jumlah pemilih tersebut cukup signifikan di Provinsi Jawa Timur.

“Pemilih milenial di Jawa Timur itu cukup tinggi, yakni mencapai 35 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019,” ujar Gogot kepada Antara  di sela kegiatan sosialisasi relawan demokrasi KPU Kota Madiun.

Pemilih milenial menjadi skala prioritas KPU dibandingkan 10 segmen pemilih lainnya yang menjadi sasaran sosialisasi tentang pemilu petugas relawan demokrasi.

Hal yang sama diungkapkan Ketua KPU Kota Madiun Sasongko. Keterlibatkan relawan demokrasi ditargetkan mampu mendongkrak partisipasi pemilih, khususnya pemilih milenial atau pemula.

“Relawan demokrasi yang bertugas di segmen pemilih milenial akan melakukan sosialisasi tentang pemilu di media sosial secara masif. Hal ini agar pemilih pemula lebih memahami tentang pemilu 17 April mendatang,” tutur Sasongko.

Sasongko menambahkan, secara total terdapat 11 segmen pemilih yang menjadi sasaran atau target sosialisasi relawan demokrasi, di antaranya segmen pemilih keluarga, pemula, pemuda, dan perempuan.

Selain itu, segmen pemilih penyandang cacat, warganet, marjinal, komunitas, dan keagamaan.

Lebih lanjut, Sasongko menjelaskan, jumlah relawan demokrasi yang telah direkrut KPU Kota Madiun sebanyak 55 orang. Mereka akan bertugas selama tiga bulan ke depan, mulai Februari hingga April 2019.

Sebelum dilepas bertugas melakukan sosialisasi tentang Pemilu 2019, para relawan demokrasi telah mendapatkan pembekalan dan bimbingan teknis dari petugas KPU setempat. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.