KPH Kediri Lakukan Penanganan Kebakaran Hutan di Gunung Wilis

Petrus - 10 September 2018
Petugas melakukan pemadaman api di kawasan hutan Gunung Wilis (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Agar kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Wilis  Nganjuk, tidak merembet ke wilayah Kediri Jawa Timur. Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kediri secepatnya melakukan upaya pencegahan. Bentuk upaya pencegahan sekaligus pemadaman ditempuh melalui cara membuat ilaran api sebagai sekat bakar, dibeberapa titik termasuk di wilayah perbatasan hutan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Nganjuk – Kediri.

Selain pembuatan Ilaran, Kesatuan Pemangku Hutan juga bisa memanfaatkan sekat bakar alami berupa aliran air yang berasal dari sumber. Menurut keterangan Nur Adin selaku Kasi Perencanaan Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kediri, sebenarnya ada cara yang lebih bagus untuk memadamkan kebakaran hutan yaitu menyemprotkan air dari atas helikopter. ” Tetapi costnya (biaya) terlalu tinggi.” Ujarnya Senin (10/9).

Nur Adin memaparkan, beberapa faktor yang menjadikan kendala petugas memadamkan kebakaran hutan di Gunung Wilis Nganjuk dikarenakan medanya yang terjal, cuaca karena tiupan angin yang begitu kencang serta diperparah lagi dengan kondisi tumbuhan alang alang yang sudah mengering hingga dapat mempercepat proses pembakaran. ” tetapi memang jauh, kami jalan memakan waktu 4 sampai 5 jam. ” Terangnya.

Ditambahkanya, pada tahun 2015 lalu peristiwa serupa juga pernah terjadi. Jumlah Personel yang dilibatkan dalam penanganan kebakaran hutan hampir mencapai 100 orang, dengan rincian dari PHT berjumlah 29 orang. Serta dibantu dari masyarakat LMDH dusun Salam Judeg Desa Blongko Nganjuk.

Hingga sampai sekarang Pihak KPH Kediri belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran hutan seluas 25 Hektar  di Gunung Wilis Nganjuk tersebut. Namun pihak KPH Kediri, sudah memberikan himbauan kepada masyarakat yang berkepentingam terhadap hutan khusunya para pendaki gunung, penggarap lahan dan pencari madu apabila sedang melakukan aktivitas hedaknya tidak menyalakan api, dikarenakan cuaca panas seperti sekarang sehingga dapat menyebabkan terjadinya kebakaran hutan.

Seperti diketahui, pada hari sabtu (8/9) sekitar pukul 10.00 wib terjadi kebakaran hutan di Lerang kaki gunung Wilis  tepatnya di Dusun Salam Judeg Desa Blongko Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk Jawa Timur.(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.