Konstruksi Beton, Solusi Perbaikan Jalan Kalianak

Petrus - 21 January 2017
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyaksikan penambalan jalan rusak di Jalan Kalianak (Foto : Humas Pemprov Jawa Timur)

SR, Surabaya – Pemerintah akan segera melakukan perbaikan jalan secara maksimal di kawasan Jalan Kalianak km 55 dengan panjang sekitar 200 meter, menggunakan konstruksi rigid atau beton. Hal ini dilakukan setelah Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf melakukan kunjungan dan memantau langsung kondisi Jalan Kalianak yang mengalami kerusakan jalan cukup parah.

Dipilihnya konstruksi rigid atau beton, karena upaya menambal jalan berlubang dengan aspal tidak dapat maksimal. Penambalan jalan atau disebut sapu lubang dirasa tidak efektif, karena beban jalan tidak mendukung bila dilewati kendaraan bertonase berat. Sapu lubang dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 8 Surabaya-Gresik, usai dikunjungi Wakil Gubernur Jawa Timur.

Kerusakan parah di Jalan Kalianak yang terjadi setiap tahun, disebabkan air laut yang menuju ke jalan, struktur jalan, tonase atau beban yang cukup besar karena banyak truk dan kontainer yang melintas dengan muatan cukup berat, serta drainase yang tidak jalan.

“Ini semua merupakan penyebab jalan rusak di Kalianak. Diharapkan bisa diatasi secara sistematis dan bersama-sama,” kata Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur.

Sebelumnya Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa sapu lubang dengan pengaspalan pada jalan berlubang hanya bersifat sementara sambil menunggu perbaikan secara permanen.

“Ini sifatnya sementara, tetapi merupakan yang terbaik saat ini sampai terbangunnya konstruksi yang betul. Dengan demikian, masyarakat tidak terlalu menderita karena lubang-lubang tadi,” kata Saifullah Yusuf.

Rencananya konstruksi beton akan segera dikerjakan, setelah kontrak tender selesai ditandatangani. Menurut perkiraan, kontrak tender sudah ditandatangani pada 10 Februari oleh PPK Wilayah 8 Surabaya-Gresik, pada Satker Metropolitan 1, BBPJN VIII dengan menggunakan dana APBN.

“Harapannya akhir Februari 2017 pembangunan jalan konstruksi beton sudah dimulai,” lanjut Saifullah Yusuf, yang memperkirakan waktu pembangunan sekitar 3 bulan.

Selain perbaikan di  Jalan Kalianak km 55 yang paling parah karena menjadi langganan banjir, PPK Surabaya-Gresik-Sadang pada tahun ini juga akan melakukan perbaikan jalan Kalianak sepanjang 2,2 km dengan waktu pembangunan sekitar 8 bulan.

“Selain itu Satker juga akan melakukan pekerjaan rekonstruksi jalan Manyar-Sadangan Lamongan sepanjang 1,1 km. Total dana yang dibutuhkan sekitar Rp. 49 milyar,” imbuh Benny, yang mengatakan akan ada penutupan sebagian jalur jalan yang akan diperbaiki selama proses pengerjaan.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.