Konser Kemanusiaan Letto

Yovie Wicaksono - 1 April 2019
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak Menyanyikan Lagu Ruang Rindu Bersama Letto dalam Konser Kemanusiaan, Minggu (31/3/2019). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Grup Band Letto menyapa para plettonik (fans Letto) Surabaya dalam konser kemanusiaan bertajuk Universal Solidarity yang digagas Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) sebagai puncak perhelatan milad YDSFest ke 32, di Surabaya, pada Minggu (31/3/2019).

Sebagai pembuka, Letto membawakan lagu Permintaan Hati yang disambut riuh oleh ratusan Plettonik yang juga turut menyanyikan lagu tersebut. Dalam konser kali ini, Letto membawakan sekitar sepuluh lagu, diantaranya Lubang di Hati, Cinta Bersabarlah, Sandaran Hati, dan Kangen Deso yang merupakan lagu terbaru Letto.

“Kita menampilkan hal yang berbeda di lagu Kangen Deso ini, sekaligus mempersembahkannya untuk para perantau yang hatinya tak pernah meninggalkan kampung halaman,” ujar vokalis band asal Yogyakarta ini, Noe Letto.

Melalui lirik berbahasa jawa serta aransemen musik bernuansa tradisional, para personil Letto menyanyikan bersama lagu barunya tersebut sambil menari dan diselingi bermain permainan tradisional slebor-slebor (ular naga) di atas panggung yang mampu membuat penonton terhibur.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak hadir ditengah panggung menyapa para penonton sekaligus menyanyikan lagu Ruang Rindu bersama dengan Letto yang disambut tepuk tangan meriah para penonton.

Suami dari Arumi Bachsin yang merupakan model video klip lagu Letto “Senyumanmu” ini mengapresiasi acara tersebut, serta niat baik dan kepedulian masyarakat Jawa Timur melalui donasi yang telah diberikan.

“Saya sangat mengapresiasi ini, terutama kepedulian masyarakat Jawa Timur melalui donasi yang telah diberikan untuk kemanusiaan,” ujar Emil Dardak yang turut memberikan donasi dalam acara tersebut.

Direktur Pelaksana YDSF Jauhari Sani mengatakan, rangkaian acara ini bukan hanya sekedar hiburan, namun juga mengajak masyarakat untuk peduli kepada sesama melalui penggalangan dana secara ikhlas, serta pelelangan sebuah gitar, lukisan, dan 10 syal Palestina bertanda tangan Oki Setiana Dewi, Ustadz Wijayanto, para personil Letto, serta Wakil Gubernur Emil E. Dardak, yang nanti hasilnya akan dialokasikan untuk donasi kemanusiaan yang akan disalurkan YDSF.

“Indonesia ini negara bencana, belum lama ini juga terjadi beberapa bencana diwilayah Indonesia. Disini kita menggandeng komunitas, lalu ada dakwah, dan konser yang bukan hanya hiburan, tapi juga mengajak masyarakat untuk peduli kepada sesama yang fokusnya pada bantuan kemanusiaan,” ujar pria yang kerab disapa Hari ini.

Sekedar informasi, acara ini terbagi dalam tiga sesi. Diawali dengan Tabligh Akbar bersama Ustadz Wijayanto bertemakan “Merajut Ukhuwah di Tengah Perbedaan” yang digelar pada pagi hari . lalu sesi kedua ada sharing community yang melibatkan 17 komunitas, dan sesi ketiga pada malam hari, dimeriahkan oleh Grup Band Letto dalam konser kemanusiaan. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.