Kemendikbud Target 2 Tahun Jangkau Daerah 3T

Fena Olyvira - 1 April 2019
Ilustrasi. Foto : (Kompas)

SR, Makassar – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memprioritaskan daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) untuk peningkatan jaringan internet masuk ke sekolah-sekolah.

“Daerah yang tidak terjangkau, kita mengusahakan akan adakan genset untuk menggunakan provider. Daerah 3T ini akan didahulukan 1-2 tahun ini,” ujar Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi usai peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (1/4/2019).

Muhadjir mengaku, memang belum semua wilayah 3T mampu dijangkau internet dalam rangka mengoptimalkan UNBK, sehingga Kemendikbud bekerja sama Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) fokus terus menyisir daerah terpencil untuk memenuhi kebutuhan internet masuk ke sekolah.

“Kita bersama Kominfo akan terus menyisir daerah mana yang harus terus dipenuhi. Karena memang wilayah Indonesia terlalu besar, makanya harus secara bertahap,” katanya.

Muhadjir mengungkapkan, kebutuhan internet tahun 2019 lebih sedikit dibanding tahun lalu, seiring dengan program internet yang telah merambah ke kecamatan. Tahun 2018, Kemendikbud mengucurkan bantuan internet kepada 17 ribu sekolah.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo mengatakan, daerah 3T utamanya bagi wilayah yang belum terjamah listrik PLN juga menjadi hal penting untuk memperbaiki potret pendidikan di Sulsel.

“Kami sudah memberikan solar cell, generator agar daerah ini tetap bisa mengoptimalkan pelaksanaan UNBK,” katanya.

Terkait UNBK, menurut Irman, tidak semua komputer harus disiapkan sekolah. Tentu harus disesuaikan dengan rasio jumlah siswa masing-masing sekolah. Apalagi tahun lalu, Disdik Sulsel telah mendistribusikan sekitar 7.000 unit komputer di berbagai sekolah.

Sesuai standar setiap sekolah minimal memiliki 25 komputer, yang berarti semua sekolah sudah bisa laksanakan UNBK.

“Ketika ada kekurangan untuk UNBK SMA hari ini, kita bisa pinjam ke SMK karena jumlahnya lebih banyak. Kalau tidak cukup di SMK bisa dipinjam ke SMP,” tandasnya. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.