Keluarga di Ngawi Terkejut, Atas Penangkapan Zainal Hasan oleh Densus 88

Petrus - 11 April 2017
Situasi di depan rumah Saniyem di Ngawi, mertua terduga teroris Zainal Hasan di Lamongan (foto : Superradio/Sugeng Harianto)

SR, Ngawi – Penangkapan terduga teroris yang bernama Zainal Hasan di Lamongan, Jumat (7/4/2017), oleh Densus 88 Anti Teror, membuat terkejut pihak keluarga yang ada di Ngawi. Saniyem, ibu mertua Zainal Hasan, hanya bisa menangis sejak menerima kabar mengenai penangkapan menantunya. Saniyem adalah ibu dari Sundari, istri dari Zainal Hasan.

Saniyem menurutkan, sejak pertengahan tahun 2016 atau setelah Lebaran tahun lalu, dirinya tidak bisa melakukan kontak dengan Sundari, anaknya.

“Tidak bisa menelepon sejak pamit ke Lamongan setelah Lebaran kemarin,” kata Saniyem, dalam bahasa Jawa, saat ditemui di rumahnya, di Dusun Putat, Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.

Saniyem hanya bisa berharap, anak satu-satunya yaitu Sundari dapat segera pulang ke Ngawi.

Sementara itu Kadir, Kepala Dusun Putat, membenarkan bahwa Zainal Hasan merupakan warga desanya, Zainal tercatat sebagai warga Desa Kendung karena membuat Kartu Keluarga sejak 12 Februari 2014. Zainal Hasan menikahi Sundari sejak 2002, dan memiliki 3 orang anak.

Kadir menceritakan bahwa Zainal Hasan sebelumnya sudah pernah berurusan dengan aksi terorisme pada 2010 lalu, dan akhirnya tertangkap oleh Densus 88 di Lamongan. Pasca penangkapan, situasi rumah Saniyem tampak tenang meski sempat didatangi petugas dari Polsek Kwadungan maupun dari Koramil setempat.(sh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.