Kelompok Nelayan Samudra Bakti Banyuwangi Raih Penghargaan Kalpataru

Petrus - 2 August 2017
Ikwan Arif dari kelompok Nelayan Samudra Bakti (berpakaian adat using warna hitam-hitam) memegang piala kalpataru dari KLHK yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Sebagai imbalan dari konsistensi sebuah lembaga sosial dalam konservasi alam, dari pola tangkap ikan yang merusak menjadi ramah lingkungan, adalah penghargaan dari pemerintah. Terbukti, pada Kelompok Nelayan Samudra Bakti Banyuwangi yang memperoleh penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, kepada ketua kelompok nelayan Samudra Bakti, Ikhwan Arief, dalam acara puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup di Jakarta, 2 Agustus 2017 lalu.

Ikhwan Arief kepada Superradio mengatakan, Kalpataru tersebut diperoleh karena Kelompok Nelayan Samudra Bakti dinilai sebagai pelopor dan penyelamat lingkungan. Ikhwan mengaku, Kelompok Nelayan Samudra Bakti sejak tahun 2008 sampai sekarang tetap konsisten dalam merubah pola tangkap nelayan dari merusak menjadi nelayan yang ramah lingkungan.  Maupun kegiatan konservasi, terutama konservasi laut dan pantainya.

“Alhamdulliah kami diundang oleh kementrian lingkungan hidup, untuk mendapatkan Kalpataru dari Presiden Joko Widodo, dalam kategori kelompok nelayan peduli lingkungan,” ungkap Ikhwan Arief.

Selain berhasil mengubah pola tangkap nelayan dari perusak menjadi ramah lingkungan, kelompok nelayan Samudra Bakti juga memiliki lahan konservasi sendiri, di kawasan seluas 15 hektar yang ada di pantai Bangsring Banyuwangi.

Pada zona perlindungan bersama tersebut seluruh masyarakat dilarang melakukan aktivitas penangkapan dan perusakan biota laut yang ada dikawasan konservasi tersebut.

“Secara berkala dan masih eksis sampai sekarang, para nelayan memperbaiki dan menambah jumlah karang dengan program adopsi terumbu karang,” ujarnya.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.