Kediri Langka Elpiji Bersubsidi

Yovie Wicaksono - 23 August 2018
Elpiji 3 Kilogram Langka di Kota Kediri. Foto : (Super Radio/ Rahman Halim)

SR,Kediri – Beberapa hari terakhir ini, warga kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji bersubsidi 3 kilogram. Mereka harus berpindah pindah tempat dari satu pengecer ke pengecer lainnya untuk membeli tabung gas elpiji 3 kilogram.

” Mau masak bingung, gas elpiji habis sulit dicari. Naik pun nggak pa pa mas yang penting barangnya ada,” kata Mujilah (60), waga setempat.

Mujilah mengatakan kelangkaan elpiji sudah berlangsung sebelum Idul Adha. Untuk mendapatkan elpiji, ia terpaksa membeli dengan sistem memberi uang muka terlebih dahulu kepada pengecer. “Ya titip uang dulu, nanti kalau elpijinya sudah datang baru diambil,” ujar ibu tiga anak ini.

Harga tabung gas elpiji saat ini bervariatif, sebelum pasokan tersendat, Mujilah biasa membeli dengan harga Rp 17,500 namun untuk saat ini justru berubah naik menjadi Rp 20.000 ribu.

Tidak hanya Mujilah, Sunani (55) juga mengaku kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram. “Saya meminta tolong anak untuk cari gas elpiji dilain tempat, karena di seputaran Kelurahan Bandar sudah langka,” katanya.

Sementara itu, Sutiyon, pemilik pangkalan elpiji di Kelurahan Banjaran kota Kediri mengatakan, kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram, karena adanya perputaran perpindahan pembelian elpiji dari satu wilayah ke daerah lain. Ia juga menduga adanya praktek pengoplosan dari tabung elpji 3 kilogram bersubsidi ke elpiji 5 kilogram.

Sutiyon mengatakan, saat ini permintaan elpiji 3 kilogram sangat tinggi. Untuk itulah, ia memprioritaskan pengiriman tabung elpiji terhadap pelanggan lebih dulu, ketimbang konsumen yang baru dikenalnya.

” Agen saya jadwalnya tetap, permasalahannya di pasaran ini permintaan terlalu besar. Tidak ada penambahan sama sekali tetap jadwalnya seperti itu. Saya kirim ke pengecer sendiri yang datanya sudah ada. Ini masih sangat kurang sekali. Kalau keadaan seperti ini kita bisa naikkan 500 rupiah, sesuai dengan Pertamina 16 ribu rupiah,”terangnya.

Sampai saat ini, Sutiyon memperoleh pasokan dalam jumlah tetap dari agen. Yakni 100 hingga 110 tabung yang dikirim setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.