Kebhinekaan ala SMAK Santa Maria

Yovie Wicaksono - 8 May 2017
Salah Satu Pertunjukkan Pentas Seni dan Budaya SMAK Santa Maria Surabaya, Minggu (7/5/2017). (Foto : Humas SMAK Santa Maria Surabaya)

SR, Surabaya – SMAK Santa Maria Surabaya menggelar Pentas Seni dan Budaya dengan tema “Pesona Bhinneka” di Gedung Cak Durasim Surabaya, (7/5/2017). Kegiatan ini adalah tradisi setiap tahun, yang bertujuan memberikan apresiasi bagi seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 170 siswa.

“Tahun ini kami mengangkat tema pagelaran seni “Pesona Bhinneka.”  Artinya  Indonesia yang kaya akan beragam karya seni tersebut layak diberi apresiasi. Setiap kelas menampilkan ide dan gagasannya secara kreatif. Konsep benar-benar murni dari masing-masing kelas hasil dari diskusi bersama yang alot. Jadi, seperti adu ide yang unik dan kreatif dari masing-masing kelas,” ujar Pambuka Kristian, guru karawitan SMAK Santa Maria Surabaya.

Eva, guru tari menambahkan, untuk pertunjukkan di atas panggung, ada 2 tema besar yang ditampilkan. Pertama, untuk seni tari yang merupakan kolaborasi tari tradisional nusantara dan manca negara. Kedua untuk seni musik dalam balutan karawitan kontemporer, gending Jawa, dan band modern

Mereka yang hadir dalam acara ini, tak hanya siswa-siswi, melainkan juga orang tua murid kelas XI.

“Semua karya yang ditampilkan baik dan memukau. Namun, saya lebih suka tampilan dari anak-anak kelas XI IPS 1 yang mengangkat tema “ Negeri Penuh Tikus” Tema tersebut sepertinya relevan dengan kondisi di Indonesia saat ini yang penuh dengan permasalahan seputar korupsi dan carut marutnya. Anak-anak ternyata mampu memotret tema tersebut menjadi sebuah pertunjukan yang tidak membosankan. Kemasannya segar, ringan, dan menghibur. Selamat untuk mereka,” ujar Melani salah satu orang tua siswa yang hadir

Panitia Pentas Seni dan Budaya, Ivan Winarto mengatakan, pagelaran seni tahun ini makin bagus dan kreatif. Ide-ide yang digunakan sebagai tema karya seninya pun makin inovatif.

Di pentas seni dan budaya ini total ada 11 pertunjukkan pagelaran seni yang ditampilkan, diantaranya anti gatget, kelana, dimension, circle, moors, mejiculture, donic pen, otentik dan quis famous. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.