Kaum Muda Lintas Agama di Banyuwangi Siap Bela NKRI dan Pancasila

Petrus - 10 August 2017
Kaum muda di Kabupaten Banyuwangi mengikuti sarasehan bela negara bertempat di Aula Balai Diklat Kepemimpinan, Desa Tamansari, Kecamatan Licin (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Ratusan muda-mudi lintas agama yang berasal dari unsur pelajar SMA, mahasiswa, dan ormas kepemudaan, yang tergabung dalam Forum Muda Lintas Agama Bersatu (Formula Satu), menyatakan kesiapannya untuk membela NKRI yang didasari dengan jiwa Pancasila.

Janji yang disampaikan dalam bentuk sarasehan kebangsaan dengan tema “Rela Berkorban Demi Keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila”. Sarasehan ini difasilitasi oleh Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi dan Kodim 0825, bertempat di Balai Diklat dan Kepemimpinan, desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kamis (10/8/2017).

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, Wiyono menyampaikan, kegiatan bela negara ini dilaksanakan sebagai aktualisasi dari pengamalan ketentuan pasal 27 ayat 3 UUD 1945 yang berbunyi “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha bela negara,” Serta pasal 30 ayat 2 UUD 1945, yakni sistem pertahanan rakyat semesta.

“Dengan adanya dua pasal tersebut, kita wajib ikut dalam bela negara,” ungkapnya.

Dikatakan juga oleh Wiyono, dengan adanya sarasehan bela bangsa ini diharapkan generasi muda tidak kehilangan jati diri dalam menghadapi pengaruh-pengaruh global yang luar biasa. Serta pengaruh-pengaruh dari aspirasi sebagian kelompok yang ingin mengubah Pancasila dan diganti dengan ideologi lain.

Sementara itu, setelah mendapatkan pengarahan dari Bakesbangpol dan Kodim 0825, ratusan kaum muda mendapatkan pelajaran baris berbaris dari anggota Koramil Licin, Polsek Licin dan TNI AL Banyuwangi.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.