Jokowi Siapkan Inpres Penanganan Bencana Lombok

Yovie Wicaksono - 21 August 2018
Ilustrasi Gempa. Foto : (Istimewa)

SR,  Jakarta –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pihaknya tengah menyusun Instruksi Presiden tentang Penanganan Bencana Lombok. Hal ini dilakukan karena dalam penanganan bencana Lombok yang terpenting adalah bagaimana dukungan dari pemerintah pusat.

“Yang paling penting menurut saya bukan soal ditetapkan atau tidak ditetapkan (status bencana), tetapi penanganan langsung di lapangan. Pemerintah pusat total memberikan dukungan penuh baik kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan juga tentu saja yang paling penting kepada masyarakat,” kata Jokowi,  Selasa (21/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan rencananya untuk mengunjungi Lombok, dalam waktu dekat ini. Seperti diketahui, gempa dengan kekuatan yang cukup besar kembali mengguncang Lombok pada Minggu, 19 Agustus 2018.

“Saya ikuti terus, setiap menit saya ikuti. Tadi malam saya juga mendapatkan informasi dari sana. Saya mau mengatur waktu lagi untuk ke Lombok dalam waktu yang dekat ini,” kata Jokowi.

Untuk diketahui, sejak gempa pertama melanda Lombok, Jokowi tercatat sudah dua kali mengunjungi Lombok untuk memimpin langsung jalannya penanganan bagi para korban. Kunjungan pertama dilakukan pada 30 Juli 2018, sementara kunjungan yang kedua dilakukan pada 13 Agustus 2018.

Sementara itu, hingga kini, korban tewas gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Barat untuk sementara 548 orang. “Data korban meninggal menjadi 548 jiwa. Pendataan masih terus dilakukan,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat melalui keterangan tertulis, Senin (20/8/2018).

Harry menambahkan, verifikasi sudah dimulai sejak 14 Agustus lalu untuk memastikan data ahli waris secara akurat.

Dari 481 jiwa seluruh korban meninggal di Nusa Tenggara Barat (NTB), telah diverifikasi 471 jiwa di Lombok Utara. Sebelumnya diketahui berdasarkan posko induk data yang meninggal di Lombok Utara sebanyak 404 jiwa. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.