Jokowi Akan Lantik Kepala BNPB Baru

Yovie Wicaksono - 1 January 2019
Kepala BNPB Willem Rampangilei. Foto : (gatra)

SR, Jakarta –  Presiden Joko Widodo  akan melantik Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru di Istana Negara, pada Rabu (2/1/2019), pukul 09.00 WIB. Mengenai hal tersebut, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengaku tidak tahu mengenai siapa sosok pengganti kepala BNPB saat ini, Willem Rampangilei.

“Saya tidak tahu siapa pengganti Kepala BNPB saat ini, Pak Willem Rampangilei dengan pengganti yang baru. Semua itu kewenangan Presiden. Rencana setelah pelantikan di Istana langsung sertijab di kantor BNPB,” ujar Sutopo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Super Radio, Selasa (1/1/2019).

Jabatan kepala BNPB sendiri setingkat dengan menteri, sehingga pemberhentian dan pengangkatan Kepala BNPB adalah kewenangan Presiden. Kepala BNPB pun langsung bertanggung jawab kepada Presiden, karena BNPB memiliki fungsi strategis yaitu koordinasi, komando dan pelaksana dalam penanggulangan bencana, baik tahap pra bencana, tanggap darurat dan pascabencana, yang dimana itu semua diatur dalam UU No 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana dan PP No 21/2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Dalam mengemban tugas sebagai kepala BNPB juga tidak mudah, sebab bencana merupakan multi disiplin, multi sektor dan kompleks. Terlebih Indonesia berada di daerah ring of fire, daerah tropis, kepulauan dan sebagai laboratorium bencana yang membuat  rata-rata hampir 2.500 kejadian bencana terjadi di setiap tahunnya. Apalagi budaya sadar bencana dan tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemda masih rendah. Jutaan masyarakat Indonesia tinggal di daerah rawan bencana dengan kemampuan mitigasi yang masih minim.

Untuk itu, Sutopo mengatakan, perlu dukungan semua pihak termasuk unsur pemerintah pusat, pemda, masyarakat dan dunia usaha.

“Siapapun yang menjadi Kepala BNPB kita harus dukung. Keluarga besar BNPB dan BPBD se-Indonesia siap menyambut dan mendukung Kepala BNPB baru. Tak lupa juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BNPB yang lama,” tambah Sutopo.

Sutopo juga mengapresiasi capaian dan prestasi BNPB selama kepemimpinan  Willem yang tentu bisa dilanjutkan dan dikembangkan.

Selain itu, Sutopo juga menegaskan, banyak tugas yang harus diselesaikan Kepala BNPB yang baru nanti seperti relokasi dan penanganan pengungsi erupsi Gunung Sinabung, rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di NTB dan Sulawesi Tengah, penanganan darurat dan pascabencana tsunami Selat Sunda, meningkatkan mitigasi bencana dan pengurangan risiko bencana, dan lainnya. Jadi bukan darurat saja tapi juga pra bencana dan pascabencana.

“Semoga bencana dapat diatasi dengan lebih baik. Masyarakat makin tangguh menghadapi bencana,” ujar Sutopo. (*/red).

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.