Jembatan Kali Kuto Bisa Dilewati H-2 Lebaran

Petrus - 28 May 2018
Menteri PU PR Basuki Hadimuljono meninjau pengerjaan ruas Tol Batang-Semarang, di lokasi pembangunan Jembatan Kali Kuto (foto : Istimewa)

SR, Gringsing – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, tol fungsional dari Brebes Timur hingga Semarang sepanjang 150 km siap untuk dilewati kendaraan saat arus mudik pada 30 Mei 2018. Pemudik yang melalui tol fungsional nantinya tidak dikenakan tarif.

Basuki menjelaskan, kondisi jalan tol fungsional terdiri dari 132 km merupakan lapisan beton (rigid) dan 18 km berupa aspal. Titik kritis berada pada ruas Tol Batang-Semarang, yakni lokasi pembangunan Jembatan Kali Kuto di STA 412+600 yang ditargetkan baru bisa dilalui H-2 Lebaran.

Untuk mengantisipasi arus mudik yang datang sebelum jembatan rampung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama PT. Jasamarga Semarang-Batang telah menyiapkan rute pengalihan lalu lintas.

“Jembatan Kali Kuto ditargetkan bisa digunakan pada H-2 Lebaran. Sebelum bisa dilalui arus mudik, maka kendaraan akan diarahkan keluar Gringsing sejauh 500 meter untuk melintasi Kali Kuto, dan masuk kembali ke tol menuju gerbang tol keluar di Krapyak (Semarang). Untuk arus balik akan lebih lancar karena jembatan sudah bisa dilalui,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Senin (25/5/2018).

Jembatan Kali Kuto menjadi jembatan pelengkung baja pertama di Indonesia, yang perakitannya tidak dilakukan di pabrik melainkan dirakit di lokasi pekerjaan.

“Beratnya 2.400 ton sehingga bila di rakit di Surabaya atau Jakarta, akan kesulitan membawa ke lokasi. Sehingga dibuat menjadi 12 bagian dan dirakit di lokasi. Ini pertama kali dilakukan secara in-situ. Selain itu juga akan dikerjakan lantai jembatannya dengan target tanggal 13 Juni 2018 sudah bisa dilewati,” kata Basuki.

Tol Batang-Semarang pada saat rampung akhir 2018 konstruksi seluruhnya merupakan rigid pavement. Namun untuk bisa melayani arus mudik 2018 pada H-10, dari total panjang 75 km, 57 km diantaranya dengan kondisi perkerasan beton (rigid pavement), sisanya 17 km merupakan lapisan beton setebal 10 cm (lean concrete).

Pada ruas tol ini, PT. Jasamarga Semarang-Batang telah menyediakan 4 tempat istirahat. Fasilitas tempat istirahat berupa mushola, toilet portable, tenda istirahat, tenda P3K dan SPBU portable. Diantara lokasi tempat istirahat juga disediakan area parkir atau parking bay sebanyak 4 lokasi.

Untuk penerangan akan disediakan di tempat  istirahat dan simpang susun, termasuk menggunakan lampu tenaga matahari. Saat ini pihak kontaktor masih terus bekerja diantaranya melakukan penimbunan, pengecoran maupun perapian pembatas jalan.

Pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang sepanjang 74,2 km terbagi menjadi 5 seksi. Seksi 1 Batang-Tulis (3,2 Kkm), Seksi 2 Tulis-Weleri (36,4 km), Seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 km), Seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,5 km) dan Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,4 km). Progres konstruksi keseluruhan Tol Batang-Semarang sudah mencapai 80 persen.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.