Jawa Timur Sumbang Peserta Terbanyak Tes Calon Anggota Panwaslu

Petrus - 13 July 2017
Peserta mengikuti tes tulis calon anggota Panwaslu di Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Jawa Timur menjadi salah satu provinsi di Indonesia dengan jumlah peserta terbanyak yang mengikuti tes calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kota/ Kabupaten. Data yang dihimpun mencatat ada 1.000.511 peserta yang mengikuti tes calon anggota Panwaslih.

Tingginya jumlah peminat mengharuskan tim seleksi membagi tes dalam beberapa kelompok atau zona satu hingga empat. Gedung Bagawanta Bahari merupakan salah satu tempat penyelenggaraan tes di Kabupaten Kediri.

Berbagai latarbelakang peserta mengikuti tes calon anggotan Panwaslih, seperti Wartawan, Dosen, Guru, serta mantan anggota Panwaslu. Pada test tulis yang masuk dalam zona tiga, diikuti oleh 382 peserta yang berasal dari Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Malang, Blitar, Mojokerto dan Jombang.

“Ini hanya gambaraan saja, mungkin soal penanganan sengketa pemilu dan leadership yang menjadi materi tesnya. Soal ujian kan tersegel, belum dibuka,” kata Imam Fahrudin, Ketua Tim Seleksi Zona 3.

Ditambahkan oleh Imam, mereka yang mengikuti tes tulis, nantinya dijaring sebanyak 12 peserta untuk mengikuti tes tahap kedua yakni wawancara. Jumlah peserta kemudian mengerucut menjadi 6 peserta, yang wajib mengikuti Fit and Proper test. Setelah tahap tiga selesain akan dipilih tiga orang yang akan disiapkan untuk bertugas dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah mendatang.

“Ini di seluruh Indonesia, rekor terbanyak di Jawa Timur,” ujar Imam.

Sesuai ketentuan yang diatur dalam Undang-undang dan Peraturan Bawaslu RI, peserta yang mengikui tes wajib berusia minimal 30 tahun. Pertimbangan batasan minimal usia 30 tahun didasari kematangan cara berpifik dan lain sebagainya. Disamping itu, persyaratan lainya harus berpendidikan Strata-1.

Selain Zona 3, penyelenggaraan tes juga dilaksanakan di Zona 1 di Surabaya, Zona 2 di Jember, dan Zona 4 di Madiun.(fl/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.