JAPATI Tuntut Jokowi Wujudkan Keadilan di Priangan Timur

Yovie Wicaksono - 17 January 2019
Aksi Jaringan Perantau Asli Tasik se-Indonesia (JAPATI) Menuntut Keadilan Pembangunan bagi Priangan Timur, Jawa Barat Kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto : (Super Radio/Niena Suantika)

SR,  Jakarta – Jaringan Perantau Asli Tasik se-Indonesia (JAPATI)  menuntut keadilan pembangunan bagi Priangan Timur, Jawa Barat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Dikatakan,  daerah Priangan Timur khususnya Tasikmalaya menyimpan potensi besar untuk menumbuhkan ekonomi di Jawa Barat.

“Selama empat tahun menjalankan pemerintahan,  Jokowi-JK telah berhasil membangun dan mengembangkan banyak wilayah di Indonesia. Kini saatnya memberi perhatian kepada wilayah Jawa Barat bagian Priangan Timur,  khususnya Tasikmalaya karena di wilayah itu tersimpan potensi besar untuk menumbuhkan ekonomi Indonesia,  khususnya Jawa Barat,” kata Ketua Umum JAPATI, Junen Hudaya di Jakarta,  Rabu (16/1/2019).

Adapun potensi yang dapat dikembangkan yaitu wisata alam. Menurut Junen,  daerah Priangan Timur memiliki banyak tempat wisata seperti Tonjong Canyon,  Pantai Karang Tawulan,  Curug Cimanintin, Pantai Pamayang Sari,  Curug Cihanjuang,  Situ Gede, dan Pantai Sindang Kerta.

Kemudian potensi di bidang pertanian seperti padi,  palawija,  sayur-sayuran,  dan buah-buahan. Di bidang perkebunan seperti kebun karet,  kebun teh, kebun kopi,  dan kebun kelapa. Di bidang peternakan seperti ayam petelur,  ayam daging, dan sapi daging. Di bidang perikanan dan bidang industri seperti bordir,  kerajinan,  meubel,  batik,  dan makanan olahan.

“Potensi-potensi tersebut akan berkembang, serta dapat memacu pertumbuhan ekonomi, serta mendorong dunia wisata dan industri di Priangan Timur, Jawa Barat, jika terdapat akses jalan tol Bandung – Garut – Tasik atau Cigatas,” kata Junen.

Oleh karena itu,  JAPATI meminta Jokowi untuk segera membangun jalan tol Cigatas,  terus meningkatkan ekonomi rakyat dan negara,  menjamin kesejahteraan Indonesia sehingga terus maju dan berprestasi.

“Jokowi jangan meninggalkan rakyat karena kami masih membutuhkan keadilan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kinerja pemerintah dalam upaya peningkatan ekonomi,  pembangunan kualitas manusia serta kesejahteraan Indonesia, ” kata Junen.  (ns/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.