Istri Pengasuh Ponpes se-Kediri Raya Serukan Pentingnya Menjaga Keutuhan Bangsa pada Pilkada 2018

Petrus - 1 November 2017
Perwakilan istri dari Pengasuh Pondok Pesantren se-Kediri Raya membacakan poin pernyataan sikap terkait Pilkada 2018 (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Ratusan istri pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren se-Kediri Raya dan Mataraman berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amin Ngasinan Kota Kediri, Senin (30/10). Mereka berkumpul untuk memperingati hari Santri Nasional sekaligus menggelar pengajian akbar.

Tema yang diangkat dalam peringatan Hari Santri Nasional kali ini adalah Mewujudkan Cinta Kita Terhadap NKRI dengan Meningkatkan Kualitas Santri. Acara tersebut dihadiri sejumlah kyai sepuh NU, Pengasuh Pondok Pesantren, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, serta Ketua DPRD Provinsi  Jawa Timur Abdul Halim Iskandar.

Dalam acara ini, sejumlah perwakilan istri dari Pengasuh Pondok Pesantren membacakan beberapa poin pernyataan sikap, diantaranya menjaga serta mempertahankan keselamatan kedaulatan negara NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menjaga keutuhan bangsa Indonesia dalam kemajemukan.

Senantiasa Istiqomah dan konsisten dalam memperjuangkan dan melestarikan ajaran Islam Alisunah Wal Jamaah. Dan dalam menghadapi Pemilu mendatang, menghimbau semua pihak untuk menjaga Persatuan dan stabilitas keamanan, menuju terwujudnya pembangunan demokrasi yang tidak merusak sendi Ukuwah Islamiyah dan Ukuwah Fatoniyah.

“Dalam menentukan calon pemimpin daerah yang akan datang, kami selalu mengikuti keputusan para masyaid dan ulama pondok pesantren,” ucap istri Kyai Nurul Huda Jazuli, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Mojo, Kabupaten Kediri.

Usai pembacaan pernyataan sikap, Wakil Gubernur Jawa Timur Saaifullah Yusuf dan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Abdul Halim Iskandar menyampaikan sambutannya, yang terkait dengan pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang.

“Bisa dimaknai macam-macam memang, tetapi kita berterima kasih karena semua dilakukan atas inisiatif beliau-beliau para bu Nyai. Kita di sini undangan, ditimbali untuk hadir, ternyata ada pertemuan seperti ini. Kita tahunya hari Santri. Apapun yang dilakukan beliau-beliau sangat bagus dan saya berterima kasih,” kata Abdul Halim Iskandar, yang juga Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur.(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.