Investasi BUMN Taspen Meningkat 188 Persen Tahun 2017

Petrus - 20 January 2018
Ilustrasi. Peluncuran Taspen Smarcard untuk mempermudah pembayaran dana pensiun ASN (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Bogor – Badan Usaha Milik Negara PT Taspen mencatat terjadi kenaikan investasi pada tahun 2017.  Berdasarkan hasil audit yang dilakukan, terjadi peningkatan laba mencapai 188 persen atau senilai Rp. 720 milyar.

Direktur Utama PT Taspen (Persero), Iqbal Latanro mengatakan, kenaikan laba tersebut karena adanya investasi yang dilakukan oleh Taspen.

“Dari sisi laba bersih terjadi kenaikan cukup tinggi 188 persen melebihi target 104 persen. Kenapa naik? Karena sesuai dengan program kita,” kata Iqbal, Sabtu (20/1/2018).

Sementara dari sisi aset perseroan, Iqbal mengatakan, ada kenaikan yang cukup signifikan, dimana aset perusahaan BUMN ini naik 100,28 persen atau menjadi Rp. 230 triliun sepanjang tahun 2017.

“Kalau kita liat secara detail total aset kita meningkat 15,58 persen. Dari segi equitas kita meningkat 23,74 persen, dan dari hasil invetasi kita tumbuh 10,52 persen,” katanya.

Menurut Iqbal, peningkatan tersebut juga tak luput dari berbagai tekanan, seperti adanya penurunan bunga deposito. Selain itu, pada tahun 2017 terjadi peningkatan klim asuransi nencapai Rp. 9,7 triliun, padahal penerimaan premi bayar hanya Rp. 7,8 triliun.

“Sumber penopangnya dari investas langsung dan fee base income yang kita peroleh, pendapatan kita itu naik cukup berarti karena ada penyesuaian premi,” kata Iqbal.

Ia optimis akan terjadi peningkatan, baik dari aset investasi maupun laba di tahun 2018, karena Taspen telah memiliki program-program yang direncanakan.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.