Inilah Cara KPK Cegah Korupsi

Yovie Wicaksono - 7 September 2017
Kantor Partai Demokrat Kota Madiun yang Disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto : Istimewa)

SR, Surabaya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan beragam cara dalam pencegahan korupsi. Salah satunya adalah bekerjasama dengan banyak pihak, mulai instansi formal hingga lembaga atau komunitas yang didirikan masyarakat.

Direkrorat Pembinaaan Jaringan Kerjasama Antar Komisi dan Instansi KPK, Nanang Farid Syam mengatakan,  melalui jaringan di daerah, KPK mengajak partisipasi publik secara luas, terutama dalam pencegahan korupsi.

“Salah satu contohnya adalah Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), komunitas yang diinisiasi kaum perempuan dan KPK. Komunitas ini untuk menanamkan semangat anti korupsi sejak usia dini,” ujar Nanang, Kamis (7/9/2017).

Nanang menjelaskan, pembinaan jaringan lebih diarahkan bagaimana publik bisa turut serta secara langsung dan tidak langsung dalam pemberantasan korupsi. “Setiap di daerah, tentu kami ingin menyapa seluruh elemen. Sebisa mungkin, kami menghadiri undangan komunitas, di sela waktu yang terbatas,” katanya.

Melalui pembangunan jaringan di setiap daerah, Nanang optimis pencegahan korupsi bisa berjalan dengan baik. Apalagi dalam mencegah korupsi, hal yang harus dibenahi lebih dulu adalah mental seseorang.

“Kami ingin publik paham dulu korupsi itu apa, yang tidak boleh itu apa. Rata-rata yang ditangkap KPK adalah mengaku tidak tau soal korupsi, padahal sebagai pejabat publik mereka harus tau,” ujar Nanang.

Sekedar informasi, dalam UU KPK, salah satu dari lima tugas pokok KPK adalah pencegahan terhadap korupsi. Langkah pencegahan ini terus dilakukan secara masif dibandingkan penindakan terhadap korupsi. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.