Indonesia-Malaysia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Berbagai Bidang

Petrus - 24 November 2017
Presiden Joko Widodo bertemu PM Najib, saat kunjungan kerja di Kuching, Malaysia (foto : Istimewa)

SR, Malaysia – Kerja sama antara Indonesia dan Malaysia semakin kokoh, yang ditunjukkan dengan meningkatnya angka perdagangan lebih dari 21 persen di semester pertama 2017. Selain itu, Indonesia juga telah memulai ekspor beras ke Malaysia pada bulan Oktober 2017, sebanyak 25 ribu ton. Jumlah ekspor tersebut diharapkan akan terus meningkat setiap tahunnya.

“Indonesia berharap Malaysia dapat mengalokasikan 20 persen dari kuota impor berasnya, sekitar 150 ribu ton dengan mengimpor dari Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo, saat kunjungan kerja di Kuching, Malaysia, Kamis (23/11/2017).

Jokowi mengatakan, kedua negara memiliki kerja sama baru yang sangat strategis, yaitu penguatan kemitraan untuk kelapa sawit melalui pembentukan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).

Bahkan pada bulan November 2017, Indonesia telah menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Menteri CPOPC dengan mengundang sejumlah negara penghasil sawit lainnya.

“Kita harus bersatu melawan kampanye hitam terhadap kelapa sawit,” kata Jokowi.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara juga membahas mengenai perlindungan warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia. Hal ini penting mengingat perlindungan WNI merupakan prioritas pemerintah Indonesia.

“Hak pendidikan bagi anak pekerja Indonesia juga telah saya mohonkan perhatian kepada PM Najib,” kata Jokowi.

Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Moch. Najib mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi ke Malaysia menandakan hubungan diplomatik antara Malaysia dan Indonesia ke-60 Tahun sangat baik. Menurutnya, begitu banyak kemajuan mencakup bidang politik, ekonomi, sosial, keamanan, dan kerja sama perbatasan.

“Keinginan kedua pemerintah untuk terus meningkatkan lagi hubungan, sehingga semakin banyak peluang dan potensi yang dapat direalisasikan,” kata PM Najib.

Ia juga mengapresiasi kinerja Presiden Jokowi atas upayanya mengatasi kabut asap.

“Saya mau ucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Indonesia. Sudah dua tahun Malaysia tidak alami masalah jerebu,” kata PM Najib.

Lebih lanjut, PM Najib menyampaikan bahwa upaya tersebut tak lepas dari perhatian serius yang diberikan pemerintah Indonesia.

“Terima kasih atas perhatian serius Indonesia, ini yang memberikan kelegaan terhadap rakyat Indonesia, termasuk Sarawak. Cuaca sudah lega, enaklah,” kata PM Najib.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.