Indonesia – Kolombia Tingkatkan Kerjasama

Yovie Wicaksono - 27 February 2019
Menko Polhukam WIranto dan Dubes Kolombia Juan Camilo Valencia Saat Bertemu di Jakarta, Rabu (27/2/2019). Foto : (Super Radio / Niena Suartika)

SR, Jakarta – Pemerintah Indonesia bersama dengan pemerintah Kolombia terus berusaha meningkatkan hubungan diplomatik di berbagai bidang, diantaranya kerja sama pembiayaan pemberantasan terorisme, pemberantasan narkoba, dan perdagangan palm oil.

“Kolombia memang sudah ada hubungan diplomatik dengan kita cukup lama dan memang saat ini sedang berusaha untuk meningkatkan berbagai hubungan, hubungan dagang, teknologi, hubungan peningkatan kerja sama terorisme dan pembiayaan terorisme, dan berusaha untuk meningkatkan perdagangan kopi, kemudian perdagangan palm oil,” ujar Menko Polhukam Wiranto usai bertemu dengan Duta Besar Kolombia untuk Indonesia, Juan Camilo Valencia di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Terkait masalah narkoba, Wiranto mengatakan, masalah itu menjadi satu pembicaraan penting, karena kedua negara sudah membuat Nota Kesepahaman atau  MoU tentang pemberantasan nakoba.

“Narkoba menjadi satu pembicaraan yang cukup penting karena antara Kolombia dan Indonesia sudah ada MoU mengenai kerja sama penanganan narkotika dan Kolumbia merupakan sumber juga,” kata Wiranto.

Khusus untuk palm oil, menurut Wiranto, Indonesia membutuhkan pasar dan Kolumbia menyatakan bahwa dia siap menampung palm oil Indonesia. Apalagi, saat ini Indonesia sedang berusaha untuk mengalihkan ekspor palm oil dengan membuat alih guna menjadi bahan bakar.

“Saya katakan bahwa Indonesia pun sekarang sedang berusaha untuk mengalihkan ekspor palm oil dengan membuat alih guna menjadi bahan bakar, kan ada B20 sampai dengan B100. Kalau B20 itu 20 persen menggunakan palm oil untuk bahan bakar, fosil, campur. Tapi kita akan mengarah ke 100 persen nanti dari palm oil dan itu masih panjang. Itukan butuh pasar, Kolombia ternyata juga sudah ada satu hubungan dagang tentang itu,” kata Wiranto.

“Tapi itukan urusan Menteri Perekonomian. Dia (Dubes Kolombia) menawarkan, nanti bulan April akan ada salah satu Menteri yakni Menteri Luar Negeri akan datang ke mari minta waktu untuk bertemu saya,” pungkasnya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.