Indonesia-Kamboja Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Yovie Wicaksono - 4 December 2018
Menlu Retno Marsudi Memberikan Keterangan Kepada Wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/10/2018). Foto :(ANTARA)

SR, Jakarta – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn dalam Sidang Komisi Bersama ke-4 Indonesia-Kamboja sepakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.

“Kami sepakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi, terutama di bidang perdagangan dan investasi,” kata Menlu RI Retno Marsudi usai pertemuan Sidang Komisi Bersama Indonesia-Kamboja di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Melansir Antara, Retno menyebutkan, perdagangan bilateral antara Indonesia dan Kamboja sedang mengalami tren positif dan meningkat sebesar 10,86 persen selama lima tahun terakhir.

Kedua negara juga mengalami peningkatan kerja sama ekonomi di bidang investasi, terutama antar sektor swasta.

“Kita juga menyaksikan peningkatan hubungan antara kedua sektor swasta di kedua negara, diantaranya Ciputra yang mengembangkan Phnom Penh International City dengan investasi senilai 70 juta dolar AS,” ujar Retno.

Selain itu, salah satu perusahaan farmasi asal Indonesia telah membuat kesepakatan bisnis senilai 60 ribu dolar AS selama satu tahun dengan salah satu perusahaan di Kamboja.

“Saya senang menyaksikan peningkatan ketertarikan terhadap produk farmasi Indonesia di Kamboja. Untuk memfasilitasi itu, kami akan meningkatkan kerja sama di sektor produk farmasi sehingga bisa masuk ke pasar Kamboja,” ucap Retno.

Selanjutnya, pemerintah kedua negara sepakat mempercepat proses internal penerapan kesepakatan penghindaran pajak berganda dan penghindaran fiskal terkait pajak pendapatan.

Selain di bidang perdagangan dan investasi, Indonesia dan Kamboja akan meningkatkan kerja sama pariwisata, salah satu caranya dengan mengkaji kembali Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Pariwisata yang ditandatangai pemerintah kedua negara pada 1999.

“Kami sepakat untuk memperbaharui lagi MoU tentang kerja sama pariwisata yang ditandatangani pada tahun 1999,” ujar Menlu Kamboja Prak Sokhonn. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.