Hujan Sehari, Jalan Desa Sekitar Proyek Jalan Penuh Lubang dan Berlumpur

Petrus - 28 July 2017
Sejumlah kendaraan roda dua melintas di jalan utama di Kecamatan Kartoharjo yang berlumpur dan berlubang (foto : Superradio/Sugeng Harianto)

SR, Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan seharian kemarin, Kamis (27/7/2017), membuat sejumlah ruas jalan utama di Kecamatan Kartoharjo menjadi berlumpur dan licin. Selain karena hujan, kondisi jalan yang berlumpur dan licin ini disebabkan ceceran tanah urug dari truk proyek pembangunan tol Kertosono-Ngawi-Solo yang belum selesai.

Pengguna jalan banyak mengeluhkan kondisi jalan seperti ini, dan harus lebih berhati-hati saat berkendaraan di jalan yang licin, berlumpur dan banyak libang. Seperti pengakuan Eni (45), warga Desa Gunungan yang mengaku takut jatuh saat mengendarai sepeda motor untuk mengantar sekolah anaknya.

“Takut jatuh, ini baru hujan sekali sudah ada lumpur, ini karena banyak truk muatan tanah urug yang tercecer. Mohon pihak tol jangan lalai untuk keselamatan pengguna jalan,” tutur Eni.

Eni menambahkan, selain jalan yang berlumpur, ada juga jalan yang berlubang meskipun sebelumnya telah dilakukan penecoran oleh kontraktor pengerjaan jalan tol yaitu PT Waskita beberapa bulan lalu.

“Sebagian sudah banyak berlobang, jadinya disini sangat berbahaya dan rawan kecelakaan. Apalagi banyak anak sekolah lewat sini naik motor,” imbuh Eni.

Pantauan superradio di ruas jalan utama Kecamatan Kartoharjo, jalan berlubang dan berlumpur terjadi mulai perempatan lampu merah Karangmojo Desa Gunungan, Desa Kartoharjo, serta Desa Sukowidi. Kondisi paling parah tepat di jalan depan pasar Karasan, dan depan kantor KUA Kecamatan Kartoharjo.

Sampai saat ini belum ada upaya dari pihak terkait, untuk menangani kondisi jalan berlumbang dan berlumpur ini.(sh/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.