Hari Terakhir Mudik, Kendaraan Roda Empat Penuhi Pelabuhan Ketapang

Petrus - 3 July 2017
Pemudik yang menggunakan kendaraan roda 4 sudah mulai berdatangan di pelabuhan Ketapang Banyuwangi (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Pada hari terakhir Libur Lebaran, Minggu (2/7/2017), pemudik yang menggunakan kendaraan roda 4 sudah mulai berdatangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Dipilihnya hari Minggu untuk balik, karena pemudik sudah harus bersiap masuk kerja pada keesokan harinya.

Menurut Humas PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Sandi Untung, berdasarkan data produksi operasi angkutan Idul Fitri 1438H tahun 2017, sejak tanggal 1 Juli 2017 pukul 08.00 WIB sampai 2 Juli 2017 pukul 08.00 WIB, di pelabuhan Ketapang terdapat kenaikan jumlah penumpang yang menggunakan kendaraan roda 4.

“Dari data tersebut, jumlah kapal yang beroperasi di pelabuhan ketapang berjumlah 31 unit. Sedangkan untuk trip kapal berjumlah 265 kali, naik dari tahun lalu yang berjumlah 246 kali,” ujarnya.

Dikatakan juga oleh Sandi, jumlah penumpang kapal mengalami kenaikan 9 persen dari tahun lalu, dimana pada tahun ini berjumlah 47.220 orang. Sedangkan kendaraan roda 2 berjumlah 7.449 unit atau turun 0,2 persen dari tahun lalu 7.467 unit, dan untuk kendaraan roda 4 ada kenaikan 6 persen dari tahun yang lalu yakni 5.685 unit.

Total Pengguna jasa yang menyeberang dari H-10 sampai dengan Hari H+6 Lebaran Idul Fitri 2017 di pelabuhan Ketapang berjumlah 466.394 orang, turun 0,4 persen dari tahun lalu 468.156 orang.

Untuk kendaraan roda 2 sebanyak 41.913 unit turun 15 persen dari tahun lalu 49.503 unit, dan kendaraan roda 4 sebanyak 69.239 unit atau naik 3 persen dari tahun lalu 66.953 unit. Sedangkan di pelabuhan Gilimanuk Bali, jumlah penumpang sebanyak  675.070 orang naik 2 persen dari tahun lalu 662.123 orang.

“Untuk kendaraan roda 2 di pelabuhan Gilimanuk Bali, totalnya berjumlah 111.548 unit, turun 4 persen dari tahun lalu 116.407 unit. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 sebanyak 84.921 unit naik 7 persen dari tahun lalu 79.393 unit,” ujarnya.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.