Hanif Resmikan Ponpes BMI dan Sosialisasi Program Desa Migran

Yovie Wicaksono - 28 January 2017
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Saat Meresmikan Pondok Pesantren Putra Putri BMI Queen Assalam di kabupaten Banyuwangi, Sabtu (28/1/2017). Foto : (superradio/krishna adi)

SR, Banyuwangi – Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri meresmikan Pondok Pesantren Putra Putri buruh migran Indonesia (BMI) Queen Assalam di kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/1/2017) 16.00 WIB. Peresmian pondok pesantren yang terletak di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar ini juga dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Selain meresmikan pondok pesantren, Hanif juga menyampaikan empat program desa migrant produktif (Desmigratif). Program yang diinisiasi oleh Kementrian Ketenagakerjaan ini bertujuan memberikan ruang bagi desa untuk dapat memberdayakan pelayanan dan mengupayakan perlindungan bagi buruh migran.

Empat tujuan desmigratif ini diantaranya adalah membangun pusat layanan migrasi dimana warga desa yang hendak berangkat ke luar negeri mendapatkan pelayanan di balai desa melalui peran dari pemerintah desa.

Adanya kegiatan yang terkait dengan usaha produktif, yakni mencakup pelatihan usaha produktif, pendampingan usaha produktif dan bantuan sarana produktif hingga pemasarannya. Lalu, adanya Community Parenting atau kegiatan menangani anak-anak BMI. Dengan kegiatan ini anak-anak BMI diasuh bersama-sama oleh masyarakat dalam suatu pusat belajar-mengajar.

Yang terakhir adalah penguatan usaha produktif untuk jangka panjang dalam bentuk koperasi usaha untuk mengelola hasil kerja BMI atau remitansi.

Hanif mengatakan, peran pemerintah desa sangat penting dalam pelayanan dan perlindungan BMI sejak dini. “Jika ada yang ingin bekerja ke luar negeri harua siap mental, siap ketrampilan dan siap bahasa negara tujuan, “ujarnya. (ka/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.