HAM Sekedar Komoditas Politik

Fena Olyvira - 19 January 2019
Ilustrasi Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019. Foto : (Kompas)

SR,Jakarta – Human Rights Working Group (HRWG) memberikan catatan terkait materi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam debat pertama capres-cawapres, Kamis (17//2019).

Deputi Human Rights Working Group, Daniel Awigra mengatakan, pasangan 02 melihat akar masalah HAM terletak pada soal kesejahteraan aparat. Jawaban ini dinilai tidak tepat dengan akar masalah penyelesaian persoalan HAM berat di Indonesia.

“Prabowo yang diduga kuat sebagai aktor pelanggar HAM berat masa lalu sangat tidak jelas visinya soal ini,” ujar Daniel kepada Super Radio, Sabtu (19/1/2019).

Sementara itu, pasangan 01 berjanji masih ingin menuntaskan persoalan HAM di Indonesia, meskipun dengan catatan harus ada dukungan supremasi hukum yang kuat.

Dikatakan Daniel, kedua Capres seharusnya mampu mampu meyakinkan pemilih, kalau kemauan politiklah yang pertama bisa memecah kebuntuan pengungkapan dan pengusutan kasus HAM.

Dari debat pertama ini, HRWG menilai isu HAM sekadar masih menjadi komoditas politik daripada menjadi prioritas kerja.

Seharusnya, isu HAM menjadi acuan cara pemimpin negara, utamanya calon presiden dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu, memprosesnya, serta menjamin pelanggaran serupa tidak terulang. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.