Hadiri Pembukaan Pertemuan Kabupaten/Kota Sehat Ke-4, Presiden Soroti Gaya Hidup Masyarakat

Petrus - 4 November 2018

SR, Tangeramg – Tingginya pengeluaran Badan Penyelenggara dan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk membiayai pengobatan beberapa penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, ginjal, dan katarak hingga triliunan rupiahmo menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo menyambut baik Pertemuan Kabupaten/Kota Sehat Ke-4 Tahun 2018 yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Tangerang, Minggu, 4 November 2018. Menurutnya, gerakan hidup sehat masyarakat harus terus didorong.

“Gerakan hidup sehat ini betul-betul harus didorong agar angka (pengeluaran) BPJS ini turun. Kelihatan kok di situ dari pegangan (catatan) saya, jantung keluar berapa, kanker keluar berapa, kelihatan pola kesehatan kita seperti apa,” kata Presiden.

Presiden kemudian menuturkan soal permasalahan yang dihadapi perkotaan di sektor kesehatan.

“Ada yang harus kita kerjakan, baik infrastruktur menuju lingkungan yang sehat, sanitasi berkaitan dengan selokan yang rapi dan sehat. Di kota-kota kita masih banyak sekali yang selokannya _mampet,_ tidak mengalir dengan baik, munculnya penyakit-penyakit. Industri yang belum ramah lingkungan, membuang limbahnya langsung ke selokan, langsung ke sungai juga problem,” tuturnya.

Terkait gaya hidup masyarakat, secara khusus Presiden menyinggung soal kebiasaan masyarakat bermain gawai, termasuk dirinya. Namun demikian, ia mengaku masih menyempatkan diri untuk rutin berolahraga.

“Yang berkaitan dengan pola hidup sehat kita. Kita tahu sekarang anak-anak main _gadget_, main _smartphone,_ kalau sudah masuk kamar atau duduk, pegang. Termasuk saya. Lupa kadang-kadang. Tapi mohon maaf, kalau olahraga saya masih tertib, entah sepeda, entah panahan, entah jogging, entah tinju, untuk kesehatan,” ujar Presiden.

Selain olahraga, pola makan masyarakat juga menjadi perhatian Kepala Negara. Ia menyoroti kebiasaan masyarakat yang mengajari anak-anak untuk makan enak yang terkadang memiliki kandungan gizi yang rendah atau minim nutrisi, dibandingkan menyantap makanan sehat. Padahal, Indonesia dianugerahi sumber makanan-makanan yang sehat.

“Sayur, buah murah di manapun ada, ikan di manapun ada,” paparnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden pun mendorong masyarakat untuk berbagi informasi terkait gaya hidup sehat dan menjalankan gaya hidup sehat itu sendiri dengan cara menjaga pola makan, menjaga pola istirahat, dan rutin berolahrga.

“Saya rasa perlu kita ingatkan pada masyarakat bahwa lebih baik memiliki pola hidup yang sehat daripada kena penyakit,” kata Kepala Negara.

Dalam acara ini, Presiden didampingi oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.